- Puncak arus mudik perbatasan Sumbar-Riau diprediksi terjadi H-3 Lebaran.
- Polisi kerahkan tim urai untuk mengantisipasi kemacetan mudik.
- Empat pos pengamanan disiapkan di titik rawan kemacetan Limapuluh Kota.
SuaraSumbar.id - Polisi memprediksi gelombang puncak arus mudik di perbatasan Sumatera Barat (Sumbar) dengan Riau, tepatnya di Kabupaten Limapuluh Kota, bakal terjadi pada H-3 Lebaran atau Rabu (18/3/2026).
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal mengatakan, kepolisian telah mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang akan terjadi ini dengan menerjunkan tim urai.
"Khusus personel lantas dijadikan tim urai untuk mengantisipasi kemacetan dari akibat peningkatan volume kendaraan," ujar Zarwiko, Minggu (15/3/2026).
Titik rawan kemacetan di Kabupaten Limapuluh Kota yang diantisipasi kepolisian di antaranya Flyover Kelok 9, Simpang Tanjung Pati, Sari Lamak, Gapura Harau hingga Boncah.
Zarwiko mengungkapkan, sebanyak 30 personel lantas yang tergabung dalam operasi ketupat dikerahkan untuk pengaman dan pelayanan arus mudik. Personel ini akan jadi tim urai kemacetan.
"Personel lantas 30 orang, nanti ditambah personel Sabhara. Khusus lantas dijadikan tim urai kemacetan. Kalau dalam operasi ketupat ini seluruh personel Polres Limapuluh Kota diturunkan," ucapnya.
Selain tim urai kemacetan, lanjut Zarwiko, Polres Limapuluh Kota juga mendirikan empat pos pengamanan di titik-titik kepadatan arus tersebut.
"Pos pam didirikan di Flyover Kelok 9, pos pam Sari Lamak, pos pam Harau dan pos pam Kapalo Banda," imbuhnya.
Peningkatan Arus Kendaraan
Menurut Zarwiko, pada Minggu (15/3/2026) atau H-6 Lebaran, peningkatan arus mudik di perbatasan Sumbar-Riau memang telah terjadi tapi tidak begitu signifikan.
"Untuk hari ini arus lalu lintas tidak begitu, memang ada peningkatan arus lalu lintas dari arah Riau ke Limapuluh Kita. Tapi puncaknya kami prediksi pada Selasa atau Rabu, setelah berlakunya cuti bersama," ungkapnya.
Zarwiko mengimbau kepada pemudik yang memasuki wilayah Kabupaten Limapuluh Kota untuk mematuhi lalu lintas. Dihadapkan tidak berhenti di badan jalan atau di Flyover Kelok 9.
"Kami imbau para pemudik jangan parkir parkir di badan jalan, di jembatan Kelok 9. Ini demi keselamatan kita bersama dan mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas," pungkasnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol