SuaraSumbar.id - Seorang suami bernama Azuan Risman (29) tega menganiaya istrinya, Dwi Agustin (21), di Jalan Rusunawa, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut terjadi pada Kamis, 25 Mei 2024, sekitar pukul 00.00 WIB.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula ketika Azuan memukul punggung bagian kiri istrinya menggunakan helm, yang menyebabkan luka lebam.
“Pelaku diketahui memukul punggung bagian kiri korban menggunakan helm sehingga korban mengalami luka lebam,” jelas Yanti pada Jumat, 16 Agustus 2024.
Tidak hanya itu, setelah insiden pemukulan, keduanya terlibat dalam baku hantam. Dwi Agustin mencoba melawan dengan mendorong suaminya, namun Azuan menggigit jempol tangan kanan dan tangan kiri korban hingga mengalami luka.
“Korban kembali berusaha mendorong pelaku, namun pelaku menggigit tangannya lagi hingga luka. Pelaku lalu menyandarkan korban ke dinding dan mengambil pisau cutter,” terang Yanti.
Azuan kemudian melakukan tindakan lebih brutal dengan menyayat lengan kiri istrinya sebanyak tiga kali menggunakan pisau cutter.
Merasa tak tahan dengan kekerasan tersebut, Dwi melaporkan kejadian itu ke polisi dengan harapan suaminya segera ditangkap.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim II Klewang Satreskrim Polresta Padang bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, pada Kamis, 15 Agustus 2024.
“Saat ini pelaku sudah ditahan di Polresta Padang dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Yanti.
Baca Juga: Aksi Maling Motor di Padang Terekam CCTV, Pelaku Bobol Sepeda Motor dalam Hitungan Detik
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Kota Padang.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Aksi Maling Motor di Padang Terekam CCTV, Pelaku Bobol Sepeda Motor dalam Hitungan Detik
-
Parah! Suami di Padang Sayat Lengan Kiri Istri Pakai Pisau Cutter, Punggung Dihajar Helm
-
Tukang Fotokopi di Padang Jadi Raja Pemalsu Dokumen, Raup Jutaan Rupiah Per Hari
-
Korban Tabrak Lari di Sitinjau Lauik Ternyata Petugas Pos Kamling, Polisi Buru Pelaku
-
Pria di Kota Padang Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Tiri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan