SuaraSumbar.id - Kementerian Sosial Indonesia kembali menghadirkan program bantuan sosial yang diarahkan khusus untuk kelompok lansia tunggal dan penyandang disabilitas tunggal.
Program Bansos Permakanan tahun 2024 ini dirancang untuk memberikan dukungan senilai Rp900 ribu per bulan kepada masing-masing penerima yang memenuhi kriteria.
Bantuan ini akan disalurkan dalam bentuk makanan siap santap yang akan diberikan sebanyak dua porsi per hari.
Sasaran dari program ini adalah lansia tunggal berusia 75 tahun ke atas dan penyandang disabilitas tunggal yang tinggal sendiri tanpa dukungan anggota keluarga lain.
Syarat dan Ketentuan Penerima Bansos Permakanan:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu.
2. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
3. Bukan merupakan pensiunan PNS, TNI, Polri, dan bukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
4. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).
Proses Pendaftaran:
Calon penerima dapat mendaftar melalui camat setempat atau melalui DTKS di pemerintah desa setempat, memastikan bahwa semua data disampaikan secara akurat dan lengkap.
Cara Cek Penerima Bansos:
Baca Juga: Baznas Selidiki Kasus Beras Bansos Bergambar Wali Kota Bukittinggi
Penerima dapat memverifikasi status penerimaan mereka melalui situs resmi [cekbansos.kemensos.go.id](https://cekbansos.kemensos.go.id).
Dengan memasukkan data wilayah dan identitas pribadi, sistem akan menampilkan status penerimaan bantuan.
Program ini dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2024, dimana Kemensos berharap dapat memberikan dukungan yang signifikan bagi dua kelompok rentan ini.
Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi dan memastikan ketersediaan gizi yang cukup bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Baznas Selidiki Kasus Beras Bansos Bergambar Wali Kota Bukittinggi
-
Kisah Pilu Mbah Semi: Tak Dapat Bansos, Tetangga Kaya Malah Terima
-
Dampingi Mensos Risma, Anggota DPR RI Delmeria Bantu Korban Kebakaran di Solok Ratusan Juta
-
Warga Aceh Timur Dapat Hewan Ternak dan Modal Usaha dari Kemensos
-
Instruksi Kapolda Sumbar kepada Polres: Tebar Bansos ke Masyarakat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying