SuaraSumbar.id - Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan bantuan bermerek Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sebuah rumah dinas telah menyebar luas di media sosial, khususnya di kalangan warga Pesisir Selatan. Video berdurasi satu menit tersebut memicu berbagai spekulasi dan tanggapan dari netizen.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, mengonfirmasi bahwa bantuan yang terlihat dalam video tersebut memang disimpan oleh BPBD sebagai persediaan untuk menghadapi kemungkinan bencana susulan.
"Bantuan tersebut untuk stok, kita terima setelah lebaran kemarin dari BNPB RI. Jadi, itu kita simpan untuk stok jika terjadi bencana susulan," ujar Doni kepada wartawan di Painan pada hari Senin (10/6/2024).
Doni menjelaskan bahwa bantuan tersebut saat ini disimpan di rumah dinas Wakil Bupati Pesisir Selatan karena kantor BPBD tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menyimpan bantuan tersebut, yang kebanyakan berupa makanan.
"Kita simpan di rumah dinas Wabup, karena rumah tersebut dalam keadaan kosong dan tidak mungkin disimpan di gudang," tambahnya.
Keputusan untuk menyimpan bantuan di lokasi tersebut dikatakan telah diketahui dan disetujui oleh Bupati serta Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan. Namun, jumlah pasti bantuan yang disimpan tidak diingat oleh Doni.
Publikasi video ini telah menimbulkan reaksi beragam di media sosial. Sebagian besar menyayangkan keputusan untuk tidak langsung mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, beberapa spekulasi muncul yang menyebut bahwa penyimpanan bantuan tersebut berkaitan dengan kepentingan politik menjelang tahun politik.
Isu ini menunjukkan pentingnya transparansi dan komunikasi yang efektif dari pihak berwenang dalam pengelolaan bantuan bencana untuk menghindari kesalahpahaman dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Waspada Lahar Dingin Marapi, 3 Daerah di Sumbar Dipasang Sistem Peringatan Dini
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Waspada Lahar Dingin Marapi, 3 Daerah di Sumbar Dipasang Sistem Peringatan Dini
-
Cegah Tragedi Berulang, BNPB Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Sumbar
-
Masa Tanggap Darurat Sumbar Berakhir: 63 Meninggal, Ribuan Rumah Rusak
-
Kabupaten Agam Mulai Masa Transisi Pemulihan Pasca Bencana
-
Hati-Hati di Kebun! Harimau Sumatera Berkeliaran di Lunang Pesisir Selatan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen