SuaraSumbar.id - Kejadian bangkai ternak sapi yang diduga dimangsa oleh harimau Sumatera di Kampung Lasi, Nagari Sidang Lunang, Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, telah menyita perhatian warga setempat.
Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Suara Sumbar, Minggu (9/6/2024), insiden ini telah berlangsung selama hampir sebulan belakangan ini.
Camat Lunang, Sunardi, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama warga telah memasang kerangkeng yang disediakan oleh BKSDA Sumbar sebagai langkah preventif.
"Kerangkeng telah kita pasang dengan menggunakan umpan berupa sisa ternak sapi yang dimangsa oleh harimau," ujar Sunardi.
Pemasangan kerangkeng ini diharapkan bisa memancing harimau tersebut untuk datang, sehingga dapat diamankan lebih lanjut.
Sunardi menambahkan, "Lokasi kerangkeng berada di kebun warga yang memudahkan kita untuk memantau situasi."
Dengan keberadaan harimau yang masih belum diketahui secara pasti, Sunardi mengimbau masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di kebun, untuk selalu waspada.
"Khususnya bagi masyarakat yang akan ke kebun, harap hati-hati," pungkasnya.
Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak kecamatan dan BKSDA untuk menjaga keamanan dan menghindari risiko yang lebih besar.
Baca Juga: Simpan Sabu di Kamar, Seorang Petani di Pesisir Selatan Diringkus Polisi
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Simpan Sabu di Kamar, Seorang Petani di Pesisir Selatan Diringkus Polisi
-
Lima Tahun Buron, Pencuri Motor di Pessel Akhirnya Diringkus
-
Polisi Gerebek Rumah di Painan Selatan, Isinya Bikin Syok
-
Kakek 66 Tahun Nekat Rusak Hutan 1.000 Hektare di Pessel
-
KLHK Ungkap Kasus Perusakan Hutan di Sumbar, Tersangka Baru Seorang Operator Alat Berat
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
10 Tips Hemat Belanja Bulanan Keluarga agar Pengeluaran Tidak Membengkak
-
Perampokan Bersenjata Api di Agam, Rp90 Juta Gagal Dibawa Kabur
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemberdayaan UMKM
-
Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Sumbar Ditanami Sawit
-
Tiga Daerah di Sumbar Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap