SuaraSumbar.id - Para pedagang di Pasar Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mengalami penurunan omzet penjualan menjelang dan pasca Lebaran 2024.
Walaupun pasar ini menjadi salah satu destinasi belanja yang ramai dikunjungi menjelang Lebaran, tampaknya tidak semua pedagang merasakan keuntungan.
Riswanto, seorang pedagang pakaian di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa banyak pengunjung yang enggan memasuki bagian dalam pasar karena kondisi sarana dan prasarana yang tidak terawat dengan baik.
“Banyak genangan air dan kios tampak kumuh, terutama saat hujan, hal ini membuat pengunjung enggan belanja di dalam dan memilih kios yang berada di depan,” tuturnya, Senin (15/4/2024).
Kondisi pasar yang kotor dan berantakan, termasuk sistem drainase yang buruk, tampaknya menjadi faktor utama yang mempengaruhi keengganan pengunjung untuk berbelanja lebih dalam.
Ini mengakibatkan pedagang seperti Riswanto, yang menjual sayur, merasakan penurunan pendapatan yang signifikan.
"Kami berharap pemerintah kota Padang segera melakukan pembenahan. Keadaan pasar yang lebih bersih dan teratur akan membuat pengunjung nyaman dan berdampak positif pada penjualan kami."
Para pedagang mendesak Pemerintah Kota Padang untuk memperhatikan kondisi pasar dan melakukan perbaikan yang diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan dan kenyamanan pembeli, sehingga memastikan keadilan dan kesejahteraan bagi pedagang di bagian dalam pasar.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga: Kenaikan Drastis Timbulan Sampah di Padang saat Libur Idul Fitri 1445H
Berita Terkait
-
Kenaikan Drastis Timbulan Sampah di Padang saat Libur Idul Fitri 1445H
-
Jabatan Wali Kota Padang Hendri Septa Berakhir Mei 2024, Ini 3 Calon Penggantinya
-
Kota Padang Kembali Gelar Gowes Siti Nurbaya Adventure ke-VIII
-
Festival Muaro Padang 2024: Ajang Kreativitas Generasi Z di Kota Padang
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Senin 8 April 2024
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen