SuaraSumbar.id - Partai Persatuan Pembangunan atau PPP berada di posisi kritis dalam Pemilu 2024, dengan hasil quick count dan real count sementara menunjukkan perolehan suara partai ini berada di ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Berdasarkan pengumpulan data dari lima lembaga survei dan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Kamis (15/2/2024), PPP berjuang untuk memastikan keberadaannya di Senayan.
Lembaga survei Charta Politika memberikan sedikit harapan kepada PPP dengan perolehan suara 4,04 persen dari data masuk 92,30 persen.
Sementara itu, real count KPU hingga Kamis siang juga menunjukkan PPP telah mencapai 4 persen, dengan total 184.098 suara dari 26,60 persen TPS yang telah melaporkan hasilnya.
Namun, hasil quick count dari lembaga survei lainnya memberikan gambaran yang kurang menguntungkan bagi PPP:
- Litbang Kompas: 3,82 persen dengan 87,05 persen data masuk.
- Indikator Politik Indonesia: 3,66 persen dengan 86,40 persen data masuk.
- Lembaga Survei Indonesia: 3,79 persen dengan 92,15 persen data masuk.
- Poltracking Indonesia: 3,64 persen dengan 73,17 persen data masuk.
- Populi Center: 3,84 persen dengan 98,00 persen data masuk.
Pada Pemilu 2019, PPP meraih 4,52 persen suara dan berhasil duduk di peringkat kesembilan, mengamankan 19 kursi di DPR dari total 575 kursi, serta 92 kursi di DPRD Provinsi dari 2.232 kursi. Perbandingan ini menunjukkan PPP menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan posisinya di parlemen periode mendatang.
Disclaimer dari KPU menyatakan bahwa publikasi Form Model C/D Hasil merupakan hasil penghitungan suara di TPS yang bertujuan untuk memudahkan akses informasi publik.
Proses penghitungan suara oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara, dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
Keberadaan PPP di ambang batas parlemen menegaskan pentingnya setiap suara dalam menentukan keberlanjutan partai di kancah politik nasional.
Baca Juga: Real Count KPU, Anies-Muhaimin Telak Unggul di Sumatera Barat, Raup 57,9% Suara
Hasil akhir yang akan menentukan nasib PPP di parlemen masih menunggu proses rekapitulasi resmi oleh KPU dari seluruh TPS di Indonesia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Real Count KPU, Anies-Muhaimin Telak Unggul di Sumatera Barat, Raup 57,9% Suara
-
Real Count KPU, Rekap Suara Partai untuk DPRD Sumbar: PKS Unggul Sementara
-
Real Count KPU, Anies-Cak Imin Unggul di Sumbar Tapi Terus 'Ditempel' Ketat Prabowo-Gibran
-
Real Count KPU Kamis Siang, Prabowo-Gibran Unggul di Pasaman Barat
-
Analis: Quick Count Bukan Akhir Pilpres 2024
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying