SuaraSumbar.id - Sosok Thomas Trikasi Lembong atau lebih dikenal Thomas Lembong makin ramai dibahas di media sosial terutama TikTok. Di aplikasi ini, Thomas dikenalkan sebagai sosok ekonom yang memiliki pemikiran global atas pengalaman karirnya.
Thomas Lembong, juga makin dikenal dengan panggilan Tom Lembong. Berikut profil dan jejak karir Tom Lembong yang dikenal sebagai sseorang politikus sekaligus pernah dipuji oleh Presiden Amerika Donald Trump.
Diketahui Tom lahir pada 4 Maret 1971. Tom lahir dari pasangan Yohanes Lembong atau dengan nama lain Ong Joe Gie yang merupakan seorang dokter ahli jantung dan THT lulusan Universitas Indonesia asal Manado. Ibunya Yetty Lembong yang merupakan ibu rumah tangga asal Tuban.
Dalam sesi wawancara, Tom menceritakan bagaimana ia pernah dipuji oleh presiden Donald Trump akan suaranya yang menawan.
"I loke ypur voice," begitu cerita Tom.
Sejak 27 Juli 2016 hingga 23 Oktober 2019, ia menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pada 12 Agustus 2015 hingga 27 Juli 2016, ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan Indonesia.
Tom menikah dengan Maria Franciska Wihardja pada tahun 2002 yang dianugerahi sepasang puteri dan putera. Tom dan keluarga merupakan penganut agama Katolik.
Tom mengenyam pendidikan dasarnya di Jerman hingga berusia 10 tahun. Sekembalinya ke Indonesia, Tom meneruskan SD serta SMP di Sekolah Regina Pacis, Jakarta. Sedangkan pada saat SMA, Tom pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.
Meski menjadi menteri perdagangan, Tom ternyata seorang sarjana bidang arsitektur dan perancangan kota di Universitas Harvard dan lulus pada tahun 1994.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Tom memulai kariernya pada tahun 1995 dengan bekerja di Divisi Ekuitas Morgan Stanley (Singapura). Tom kemudian bekerja sebagai bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia dari 1999-2000.
Tom juga pernah dipercaya menjabat sebagai kepala divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dari 2000-2002.
BPPN berada di bawah Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia yang bertugas untuk merekapitalisasi dan merestrukturisasi sektor perbankan Indonesia setelah sempat mengalami Krisis Keuangan Asia pada 1998.
Setelah itu, dia kemudian memilih untuk bekerja di Farindo Investments dari 2002-2005.
Pada tahun 2006, Tom menjadi salah satu pendiri dan direktur utama sebuah perusahaan ekuitas swasta di Singapura bernama Quvat Management. Selain itu, dia juga menjadi presiden komisaris PT Graha Layar Prima Tbk (BlitzMegaplex) dari tahun 2012 hingga 2014.
Dia kembali ke pemerintahan pada tahun 2013 sebagai penasihat ekonomi dan penulis pidato untuk Jokowi yang kala itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin: Kentongan Ajak Masyarakat Bergerak untuk Perubahan
-
Alasan Dibalik Masifnya Kampanye Desak Anies dan Slepet Imin
-
Anies Baswedan Bingung Ditanya Etalase Saat Live TikTok, Cari Terminologinya di Google
-
Park Ahn Nice, Nama Baru Anies Baswedan dari Penggemar K-Pop yang Jadi Trending
-
Anies Baswedan Gencar Kampanye di Tiktok, Ganjar Pranowo Pilih Tak Bocorkan Strategi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026
-
Telan Satu Korban Jiwa, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landia Agam
-
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen pada Triwulan I 2026
-
Dramatis! Pekerja Bangunan Tersengat Listrik di Agam, Diselamatkan Aksi Cepat Polisi dan Damkar
-
Waspada Virus Hanta: Cara Penularan hingga Pencegahan yang Harus Diketahui