Suhardiman
Senin, 01 Januari 2024 | 15:36 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar memukul kentongan. [Antara]

SuaraSumbar.id - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menggunakan kentongan sebagai simbol gerakan masif masyarakat untuk mewujudkan perubahan.

Ia menilai bahwa kentongan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Tradisi membunyikan kentongan di Jawa Timur, dikenal dengan sebutan patrol.

"Patrol itu tanda membangunkan masyarakat dari tidur untuk beribadah sahur," katanya melansir Antara, Senin (1/1/2024).

Cak Imin melihat bahwa kentongan dapat menjadi simbol yang efektif untuk mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024.

Dirinya menilai bahwa Pemilu 2024 merupakan momentum penting untuk mewujudkan perubahan di Indonesia.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan.

"Perubahan Indonesia hanya bisa dilakukan 14 Februari dengan memenangkan AMIN nomor 1," ujarnya.

Menurut Cak Imin, kentongan ini untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersama mewujudkan perubahan yang lebih baik.

"Maka melalui kentongan ini seluruh masyarakat Malang, Jawa Timur pada umumnya dan seluruh bangsa Indonesia dibangunkan untuk ayo bergerak, rapatkan barisan untuk menuju perubahan," katanya.

Load More