SuaraSumbar.id - Pengusutan kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Sumbar terkait pengadaan alat praktik siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun anggaran 2021, terus bergulir.
Saat ini, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut.
"Dalam menyidik perkara ini, kami menggandeng PPATK untuk penelusuran lebih dalam terkait aliran dana," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Hadiman, dikutip dari Antara, Sabtu (28/10/2023).
Menurutnya, modus yang ditemukan dalam perkara dugaan korupsi ini adalah penggelembungan dana proyek pengadaan alat praktik siswa SMK.
"Karena adanya dugaan penggelembungan dana, tentu ada uang yang mengalir ke pihak-pihak tertentu. Itu yang coba kami telusuri sehingga menggandeng PPATK," jelasnya.
Hadiman mengatakan, penelusuran tersebut akan menguatkan penyidik Kejati Sumbar untuk menjerat pihak-pihak yang diduga menikmati aliran dana.
"Kami sudah tegaskan bahwa siapa pun yang terlibat dan menikmati aliran dana akan ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan alat bukti yang kami miliki," tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, tim auditor Kejati Sumbar juga sedang merampungkan penghitungan kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut.
"Audit sudah hampir dirampungkan, ketika hasil audit keluar maka tim penyidik segera melakukan penetapan tersangka," katanya
Baca Juga: Nasib Bayi yang Ditahan RS di Pesisir Selatan, Akhirnya Ditebus
Hadiman menjelaskan kasus itu terkait pengadaan peralatan praktik siswa SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar tahun anggaran 2021 dengan total anggaran mencapai Rp18 miliar.
Dalam proyek tersebut terdapat empat kegiatan, meliputi pengadaan peralatan praktik utama siswa sektor kemaritiman (nautikal kapal tangkap ikan dan agribisnis perikanan air tawar), dan proyek pengadaan peralatan praktik utama siswa SMK tanaman pangan dan hortikultura, pengelolaan hasil pertanian serta unggas.
Selanjutnya, proyek pengadaan peralatan praktik utama siswa SMK sektor otomotif (teknik kendaraan ringan otomotif, teknik pengelasan, dan teknik instalasi tenaga listrik), dan proyek pengadaan barang praktik utama siswa SMK sektor pariwisata (perhotelan, tata kecantikan, kulit dan rambut, tata boga serta tata busana).
Dalam pengusutan kasus itu, tim penyidik Kejati Sumbar telah memeriksa sebanyak 33 orang saksi dari berbagai latar belakang, yakni kuasa pengguna anggaran, pejabat pelaksana teknis kegiatan, bendahara, kepala sekolah, ULP, distributor, dan rekanan proyek.
Pengusutan kasus tersebut berawal ketika pihak kejaksaan menerima laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan penggelembungan harga dalam proyek di Dinas Pendidikan Sumbar, kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya status perkara dinaikkan ke tahap penyidikan.
Berita Terkait
-
Mahyeldi Sebut Jokowi Apresiasi Geliat Sektor Pertanian Sumatera Barat
-
Produksi Beras Sumatera Barat Diprediksi Meningkat, Tembus 840 Ribu Ton Tahun Ini
-
Presiden Jokowi Bertandang ke Sumatera Barat Saat Prabowo-Gibran Daftar ke KPU Hari Ini
-
Kepala Dipukul dan Punggung Ditendang, Siswa SMP di Lubukbasung Jadi Korban Bully
-
Kisah Pilu Bayi Laki-Laki Mengandung Bayi di Sumbar, Perut Sakit Karena Membesar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan