SuaraSumbar.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya bicara usai video sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) melangsungkan ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dari atas bukit karena kesulitan jaringan internet.
Dari video yang beredar itu, tampak siswa SD tersebut duduk sambil memegang notebook. Mereka terlihat fokus dengan didampingi gurunya.
Di depan siswa ini, langsung terdapat jurang dengan pemandangan persawahan. Dari rekaman, terdengar suara guru yang menjelaskan bahwa Mau tidak mau ujian ANBK harus berjalan dengan lancar dan harus 100 persen selesai.
“Mau pun kita cari jaringan di mana pun yang pokoknya kita harus selesai di atas bukit. Kami itu, dataran rendah di bawah, ada sawah. Di sini kami, di bawahnya itu jurang. Kalau tidak hati-hati bisa terperosok jatuh ke bawah. Ini udah jam setengah satu, jaringan error, server sibuk. Kami pun cemas semuanya,” begitu penggalan kalimat yang dilontarkan seorang guru yang merekam.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Isra memberikan penjelasan terkai video yang beredar tersebut. Menurutnya, sejumlah siswa yang ada di dalam video merupakan dari SD Negeri 28 Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung.
“Untuk ANBK, sekolah dapat memilih model yang akan dilaksanakan sesuai kondisi sekolah, bisa di sekolahnya langsung atau menompang pada sekolah lain sesuai kondisi internet dan sarana sekolah masing-masing,” kata Isra, Kamis (12/10/2023).
Untuk SD Negeri 28 Parit Panjang, lanjut Isra, sekolah ini memilih melangsungkan ANBK dengan mandiri. Karena mengaku sekolahnya siap melangsung di sekolah karena sinyal internet dan sarananya memadai.
“Kegiatan sekolah yang ada di video itu adalah kegiatan uji coba atau gladi sebelum pelaksanaan ANBK. Sewaktu gladi itu berlangsung, tiba tiba listrik mati, sehingga jaringan internet hilang,” ungkapnya.
Isra menjelaskan bahwa SD Negeri 28 Parit Panjang mengunakan iconet PLN. Jika listrik putus, maka otomatis internet juga terputus .
“Dari itulah sekolah mencoba cari sinyal keluar sekolah untuk mencari sinyal Telkomsel,” imbuhnya.
Terkait utuk pelaksanaan ANBK nanti, Isra menegaskan tidak ada kendala dengan SD Negeri 28 Parit Panjang. Sekolah ini dengan tertulis sudah membuat pernyataan kesiapan.
“Utk mengantisipasi listrik padam, secara nasional maupun kita daerah sudah berkoordinasi dengan PLN, Telkom, Telkomsel dan sebagainya untuk mendukung pelaksanaan ANBK pada hari H nanti,” pungkasnya.
Diketahui, jadwal pelaksanaan ANBK jenjang SD pada gelombang I dan II pada 23-26 Oktober 2023. Gelombang III dan IV pada 30 Oktober sampai 2 November 2023.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Hilang 4 hari, Jasad Nelayan Mengapung di Danau Maninjau Agam
-
Cekcok, Warga Perumahan di Pekanbaru Tolak Pemasangan Jaringan Internet
-
Dampak Pencemaran, Hasil Tangkapan Nelayan Danau Maninjau di Agam Turun Drastis
-
Kronologi Emak-emak di Agam Dirampok hingga Disekap dalam Mobil, Emas dan Duit Rp 1,5 Juta Raib
-
Jaringan Internet Stadion Manahan Saat Piala Dunia U-17 Dijamin Lancar, Berbagai Langkah Disiapkan Telkomsel
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar