SuaraSumbar.id - Anggota Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar), nyaris dibacok oleh pelaku tawuran yang menyerangnya saat berupaya membubarkan aksi tersebut di kawasan Seberang Padang, Padang Selatan, Minggu (18/2/2022) dini hari.
"Rombongan pelaku tawuran yang membawa senjata tajam kami cegat di Jembatan Seberang Padang, saat hendak diamankan satu unit sepeda motor melaju ke arah petugas," kata Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti AKP Joko Sutriyanto.
Ia mengatakan, sepeda motor jenis matik tersebut dikendarai oleh tiga remaja kemudian salah satunya melayangkan senjata tajam ke arah personel Satuan Samapta Polresta Padang yang datang mengendarai sepeda motor.
Beruntung, anggota yang menjadi sasaran pelaku tawuran itu bisa menghindari serangan dengan cekatan, lalu personel lain membantu untuk mengamankan.
Satu dari tiga pelaku yang nekat menyerang petugas itu berinisial RR (17) berhasil diamankan di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya melarikan diri.
"Pelaku RR dan belasan remaja lain yang terjaring langsung dibawa ke Kantor Polresta Padang guna diproses lebih lanjut," jelas Joko.
Menurutnya, para pelaku tawuran akan dibina dan membuat perjanjian. Sementara untuk RR akan diproses secara pidana karena dugaan kepemilikan senjata tajam dan tindakannya menyerang petugas.
Tidak berhenti sampai mengamankan RR, Unit Tindak Pidana Kejahatan dan Kekerasan Satreskrim Polresta Padang sebagai unit yang menangani perkara menelusuri identitas dua remaja lain yang berboncengan dengan RR.
Setelah mengantongi identitas, tim akhirnya mengamankan pelaku lain berinisial B (19) sekitar pukul 07.00 WIB. Baik RR maupun B diketahui sama-sama beralamat di kawasan Jalan Gadung, Kecamatan Lubuk Begalung.
Baca Juga: Merajut Asa dari Kursi Roda
Pada bagian lain dalam kegiatan yang digelar sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi itu, Polresta Padang menjaring 18 belas remaja yang diduga kuat hendak tawuran.
Polisi juga mengamankan tujuh bilah senjata tajam jenis klewang dan parang dari lokasi, serta sejumlah sepeda motor.
Ia menegaskan Polresta Padang akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Padang, terutama dalam hal menjaga rasa aman dan ketentraman.
"Setiap malam Minggu kerap terjadi balap liar dan tawuran yang membuat resah masyarakat, kami dari Polresta Padang senantiasa menindak lanjuti keluhan tersebut dengan maksimal," katanya.
Polresta Padang juga tidak bosan untuk mengingatkan para orang tua agar mengawasi ketat mengawasi aktivitas anak masing-masing, terutama saat malam hari.
"Jika memang tidak ada keperluan yang mendesak sebaiknya tidak diizinkan keluar rumah, jangan sampai terjadi hal yang merugikan dulu baru menyesal," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bocil Pelaku Tawuran Nangis Jejeritan, Dihukum Buka Baju Sambil Tiarap, Yang Ompong Bangor Banget
-
834 Kecelakaan Terjadi di Padang Selama Januari-November Tahun Ini, 40 Korban Tewas dan 560 Orang Luka-luka
-
Empat Hari Ditemukan, Identitas Mayat Perempuan Kepala Pecah di Jalan Bypass Padang Belum Diketahui
-
Bahas Penyusunan Data Pemilih di Padang, KPU RI Ingin Semua Satu Padangan
-
Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Pengangkatan Kepsek SD di Padang, Pensiunan PNS Lapor Komnas HAM Sumbar
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang