SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tata cara penyusunan data pemilih untuk Pemilu 2024 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengatakan, bimtek itu bagian dari persiapan jelang penyusunan data pemilih.
Menurutnya, pemerintah akan memberikan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kepada KPU pada 14 Desember 2022 mendatang.
Setelah itu, KPU akan membandingkan data tersebut dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu terakhir melalui kegiatan sinkronisasi.
“Kami akan melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih dengan menurunkan tim ke lapangan. Kemudian melakukan verifikasi yang tujuannya adalah orang yang berhak memilih dapat menjalankan haknya sesuai aturan,” katanya usai membuka kegiatan bimtek, Selasa (6/12/2022) malam.
Hasyim Asy’ari mengatakan, KPU terus berupaya menyasar seluruh pemilih agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya. Kemudian juga berupaya memberikan hak peserta pemilu.
"Pemilih itu, mereka harus berumur 17 tahun saat Pemilu. Mereka juga harus terdaftar di KPU karena KPU yang diberikan kewenangan menetapkan seseorang terdaftar sebagai pemilih," katanya.
Menurut Hasyim Asy’ari, Bimtek ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait tata cara penyusunan data pemilih agar melahirkan kesamaan pandangan.
"Bimtek ini lebih menekankan kepada keterampilan, sehingga kita libatkan operator Sidalih, Kabag dan komisioner KPU,” katanya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Pengangkatan Kepsek SD di Padang, Pensiunan PNS Lapor Komnas HAM Sumbar
Bimtek itu dibagi dalam dua tahap. Pertama di Kota Padang selama tiga hari yang diikuti sejumlah provinsi dan provinsi lain digelar di Surabaya pada 10 Desember 2022.
“Kita berharap tentu kita lebih siap dalam melakukan penyusunan data sehingga seluruh pihak yang berhak memilih terdaftar sebagai pemilih,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tegas, Wali Kota Padang Sidempuan Larang ASN Belanja ke PKL
-
Kakak Beradik Gembong Curanmor di Padang Diringkus, Beraksi di Belasan Lokasi
-
Meski Menang Gugatan di Bawaslu, 5 Parpol Ini Tetap Tak Lolos di Tahapan Verifikasi KPU RI
-
Parah! 3 Perempuan Umur Belasan Tahun Ditangkap di Kamar Hotel Bareng 4 Pria di Padang
-
Kronologi 2 Mobil Masuk Jurang Sitinjau Lauik, Begini Kondisi Kedua Sopir yang Ditemukan Luka-luka
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan