SuaraSumbar.id - Tiga perempuan berumur belasan tahun tertangkap di kamar hotel dengan empat orang pria. Mereka terjaring razia Satpol PP Padang di salah satu kamar penginapan di kawasan Padang Selatan, Jumat (18/11/22) dini hari.
Kabid Penegak Peraturan Perundang undangan Daerah(P3D) Satpol PP Padang, Rio Ebu Pratama mengatakan, razia berawal dari laporan masyarakat sekitar yang sering melihat banyak anak-anak belasan tahun berada di lokasi tersebut.
"Dari laporan ini, personel dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 03.30 WIB dan memeriksa satu persatu kamar penginapan tersebut," katanya
Saat diperiksa kata Rio, ternyata memang ditemukan tiga perempuan dan empat laki laki yang tidak memiliki surat nikah, berada di kamar penginapan.
"Untuk selanjutnya mereka terpaksa dibawa petugas ke Mako Satpol PP Padang, dalam rangka pemeriksaan dan proses pembinaan lebih lanjut," tuturnya.
Dengan temuan kali ini, Rio sangat prihatin melihat kejadian tersebut, karena dalam penertiban yang ditemukan adalah pasangan yang masih anak dibawah umur.
"Ketiga pasangan ini didapati kamar dan tidak berstatus suami istri, diketahui mereka ini masih berumur belasan tahun, namun sangat disayangkan lagi bahwa diantara meraka yang ditertibkan didapati di dalam satu kamar dua laki-laki dan satu perempuan," ujarnya.
Lebih lanjut Rio menjelaskan bahwa untuk pembinaan kepada mereka yang terjaring ini pihak orang tuanya harus hadir berharap akan bisa menimbulkan efek jera.
"Hal ini perlu kita lakukan agar orang tua mereka tahu prilaku anaknya di luar. Apalagi ini menyangkut masa depan anak tersebut yang rusak akibat pergaulan bebas," tutupnya.
Baca Juga: Kronologi 2 Mobil Masuk Jurang Sitinjau Lauik, Begini Kondisi Kedua Sopir yang Ditemukan Luka-luka
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Mati Mesin di Tengah Rel, Mobil di Padang Ditabrak Kereta Api dan Penumpangnya Patah Tulang
-
Puluhan Remaja Diduga Pelaku Tawuran di Padang Dipulangkan, Polisi: Dijemput Orang Tua
-
Duh, Masih Banyak Hotel di Padang Izinkan Tamu Tanpa Status Nikah Menginap
-
Sorot Penganiayaan Kepsek Yayasan PGAI, Peradi Padang Desak Hentikan Kekerasan dan Selesaikan Secara Hukum
-
Dikeroyok Belasan Orang, Kepsek SMA Yayasan PGAI Padang Lapor Polisi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung