SuaraSumbar.id - Pemuda berusia 26 tahun di India bernama Sandeep Godara ditangkap polisi atas dugaan menipu sekaligus memperkosa banyak perempuan.
Dikutip dari India Today, Senin (10/10/2022), Sandeep memperkosa banyak perempuan. Tak hanya itu, dia juga merekam perbuatannya untuk memeras para korban.
Pelaku lebih dulu sudah memilih para korbannya. Biasanya korbannya adalah janda atau perempuan berkebutuhan khusus.
"Sandeep Godara biasanya memacari para korban dan berjanji menikahinya. Tapi selanjutnya, mereka diperkosa dan diperas dengan cara merekam perbuatan cabulnya," kata pejabat kepolisian distrik Sikar, Rajasthan.
Insiden itu mengemuka ketika seorang wanita yang sudah menikah dari Sikar mengajukan kasus terhadapnya.
Dia mengungkapkan, bahwa terdakwa memperkosanya dengan dalih pernikahan dan kemudian memerasnya dengan mengambil foto dan video cabul.
Polisi memulai penyelidikan dan menemukan bahwa terdakwa telah mengeksploitasi banyak gadis dengan dalih menikah. Salah satu korban mengungkapkan bahwa dia berteman dengan terdakwa melalui Facebook.
Segera, mereka menjalin hubungan dan Sandeep berbicara tentang menikah dengannya. Tak hanya itu, sebelum menikah, ia bahkan sempat menuliskan namanya di Kartu Aadhar korban, sebagai suaminya.
“Ketika korban biasa meminta Sandeep untuk menikah, dia akan memenangkan kepercayaan mereka dengan mengubah nama suaminya di Kartu Aadhar. Gadis itu akan merasa bahwa Sandeep benar-benar serius dengannya dan akan jatuh ke dalam perangkapnya,” kata Nemi Chand , Polsek Udhyog Nagar.
Baca Juga: Dubes AS untuk Pakistan Kunjungi Kashmir, Picu Kontroversi di India
Terdakwa biasa membuat video cabul dari korban dan ketika korban mencoba menjauhkan diri darinya, dia akan memerasnya.
Sandeep mengancam akan membuat foto dan video cabulnya viral.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi menangkap tersangka di sebuah mal di Chaumu Pulia, Jaipur. Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengetahui motif di balik kejahatan tersebut.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Dubes AS untuk Pakistan Kunjungi Kashmir, Picu Kontroversi di India
-
Polisi India Tembak Mati Harimau "Pemakan Manusia" yang Terkam 9 Orang Hingga Tewas
-
Pacari Gadis dan Ibunya Sekaligus, Pemuda 21 Tahun Tewas Dikeroyok
-
Terinspirasi Money Heist, Altaf Bawa Kabur Rp 62 Miliar dari Lemari Besi Bank
-
Tak Diberi Uang Usai Kalah di Pasar Saham, Anak dan Menantu Aniaya Orangtua hingga Tewas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Mencapai Rp11,06 Miliar
-
5 Minuman yang Bisa Kendalikan Tekanan Darah
-
PAD Kabupaten Agam Selama Enam Bulan Capai Rp92,08 Miliar
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Minuman Kafein Bisa Picu Migrain, Dokter Ungkap Pola Minum yang Aman