SuaraSumbar.id - Seorang anak di bawah umur 13 tahun diduga diseret ke dalam mobil, dibius dan kemudian diperkosa di sebuah pondok OYO di Nampally, Hyderabad, India.
Korban, seorang warga Dabeerpura, sedang berjalan-jalan di daerah Bagh-e-Jahara ketika dia dipaksa masuk ke dalam mobil oleh dua orang yang dikenalnya, Senin 12 September.
Belakangan, dikutip dari deccanchronicle.com Sabtu (17/9/2022), para pemerkosa itu teridentifikasi sebagai Syed Naymath (26), dan Ravish Mehdi (21).
Keduanya menyekap gadis di bawah umur itu di dalam mobil pada Senin malam setelah meyakinkannya bahwa mereka perlu membicarakan kariernya.
"Mereka membawanya ke Hotel OYO setelah membiusnya dan berulang kali memperkosanya selama dua hari," kata polisi.
Pukul 8 malam pada tanggal 14 September, terdakwa melepaskan gadis itu di dekat rumahnya di Nalgonda-Chaderghat.
Pada 13 September sekitar pukul 3 pagi, ibu korban telah mengajukan pengaduan ke polisi Dabeerpura yang menyatakan bahwa putrinya hilang.
Hari yang sama, orang tua korban juga mengajukan laporan resmi ke Polsek Dabeerpura dalam amplop tertutup yang menyatakan putrinya telah diperkosa.
Polisi bergerak cepat menjemput Nayamath dan Ravish dari tempat tinggal mereka di Rein Bazaar dan Saidabad pada Kamis dini hari.
Baca Juga: Iseng Masukkan Deodoran ke Anus Tapi Nyangkut, Pria Ini Terpaksa Dioperasi
Keduanya didakwa dengan pemerkosaan sesuai dengan Bagian 376 IPC dan 5 dan 6 dari Pocso Act.
Ibu korban bercerita, putrinya itu pada Senin malam diminta pergi membeli obat di apotek. Dia menyuruh korban pergi pada pukul 20.00.
"Saya menyuruhnya membeli obat karena saya sakit. Tapi dia tak pulang," kata si ibu.
Setelah korban tidak pulang-pulang, orang tua dan saudara laki-lakinya mulai khawatir. Mereka menelepon toko obat dan diberi tahu bahwa putrinya belum berkunjung.
Kemudian, mereka memeriksa kerabat korban di Chanchalguda, yang juga memastikan bahwa putrinya belum tiba.
Ibu korban menyatakan bahwa dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dabeerpura pada pukul 3 pagi keesokan harinya.
Berita Terkait
-
Iseng Masukkan Deodoran ke Anus Tapi Nyangkut, Pria Ini Terpaksa Dioperasi
-
Keji! Gadis 14 Tahun Diperkosa 15 Pria Sembari Direkam Video di King Spa
-
Emak-emak Siram Bubuk Cabai ke Muka Pacar Putrinya, Langsung Ditangkap Polisi
-
Polisi Ungkap Motif 4 ABG Perkosa Gadis 13 Tahun di Hutan Kota Jakut
-
Film Ajay Devgn "Thank God" Dilaporkan, Dianggap Hina Agama Hindu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk