SuaraSumbar.id - Seorang emak-emak dan dua putranya ditangkap polisi Pune, India, karena memukuli kekasih putrinya memakai tongkat.
Tak hanya itu, dikutip dari India Today, Sabtu (17/9/2022), sebelum memukuli, ketiganya melemparkan bubuk cabai ke wajah orang tersebut.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Insiden itu terjadi di dekat area domisili orang kaya, daerah Chinchwad pada 13 September.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Vishal Kasbe, yang telah menjalin hubungan dengan putri terdakwa selama enam tahun terakhir, datang menemuinya sekitar jam 8 malam pada hari Selasa.
Tapi sebelum dia bisa bertemu pacarnya, ibu dan dua saudara laki-lakinya keluar dari rumah dan mulai menanyainya, yang menyebabkan perkelahian.
Wanita itu melemparkan bubuk cabai ke wajah korban, membuatnya tak berdaya. Mengambil keuntungan dari situasi tersebut, putra-putranya menyerang pria itu dengan tongkat.
Kedua kakak perempuan itu dengan brutal memukuli pacar adiknya sebelum mereka melarikan diri dari tempat itu.
Beberapa warga masyarakat membawa korban ke rumah sakit terdekat. Saat ini dia sedang menjalani perawatan dan mengalami beberapa luka di kepalanya.
Polisi Pune telah menangkap ibu di bawah pasal 307 KUHP India (IPC) karena membunuh pria itu.
Baca Juga: Film Ajay Devgn "Thank God" Dilaporkan, Dianggap Hina Agama Hindu
Sementara wanita itu saat ini berada di balik jeruji besi, anak-anaknya telah ditahan dan dikirim ke panti rehabilitasi.
Dikasih uang
Ketidaksukaan orangtua kepada pacar anaknya tak hanya terjadi di India, melainkan juga di Indonesia. Meski tak sampai berurusan dengan polisi, tapi kisahnya viral di media-media sosial karena bak drama korea.
Berawal dari dirinya didatangani ibu kekasihnya, awalnya perempuan ini tak menyangka ibu sang pacar datang untuk mengenalkan diri serta bersilaturahmi.
Namun dugaanya itu salah.
"Enggak disangka-sangka didatangin mamanya doi. Kirain mau silaturahmi, tapi ternyata mau ngasih segepok asalkan tinggalkan anaknya."
Berita Terkait
-
Film Ajay Devgn "Thank God" Dilaporkan, Dianggap Hina Agama Hindu
-
Tak Terima Dinding Rumah Digedor-Gedor, Emak-emak di Pagar Alam Sabet Tetangga Pria Berkali-kali
-
Menengok Desa YouTuber di India Yang Viral! Punya 1.000 Konten Kreator
-
Menengok Desa YouTube di India, Viral! Punya 1.000 Konten Kreator
-
Kerap Makan di Warung Padang Tapi Tak Bayar, Pria India Dideportasi dari Bali
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock