SuaraSumbar.id - Amaq Sinta alias Murtede, lelaki berusia 34 tahun di Dusun Matek Maling, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tengah menjadi perhatian warga se-Indonesia.
Pasalnya, dia dijadikan tersangka dan ditahan polisi karena membunuh 2 begal yang mengadangnya.
Kekinian, penahanan Amaq Sinta sudah ditangguhkan sehingga dirinya keluar sel tahanan. Mabes Polri juga sudah memerintahkan aparat kepolisian setempat menghentikan kasus tersebut.
Termutakhir, dalam video yang beredar di media sosial, Sabtu (16/4/2022), Amaq Sinta menceritakan awal peristiwa tersebut.
Satu fakta baru yang terungkap adalah, Amaq Sinta saat itu terpaksa bepergian tengah malam demi menjenguk ibunya di rumah sakit dan membawa makanan sahur keluarganya.
"Kalau boleh tahu, bagaimana kronologi sampai menghabisi nyawa begal itu?" kata si pewawancara dalam video yang diunggah akun Instagram @andreli_48.
"Begini, dia mengadang saya," jawab Amaq Sinta.
"Tujuannya memang malam itu mau ke mana?"
"Mau ke rumah sakit," kata Amaq Sinta.
Baca Juga: Videonya Sukses Bikin Nangis! Suami-suami Mikir Kalau Mau Menyakiti Istrinya
"Rumah sakit mana?"
"Di Lombok Timur. Mau ketemu ibu."
"Ibu tinggal di sana?"
"Enggak. Ibu dibawa ke sana, ke RS, diinfus."
Amaq Sinta lantas menjelaskan, dirinya hendak menjenguk sang ibu sekaligus membawakan makanan untuk keluarga yang menunggu di rumah sakit.
"Keluarga saya di RS itu kan tidak ada nasi untuk sahur," kata Amaq Sinta.
Tag
Berita Terkait
-
Videonya Sukses Bikin Nangis! Suami-suami Mikir Kalau Mau Menyakiti Istrinya
-
Viral Video Ibu Rela Makan Telur Demi Anaknya Makan Ikan, Tapi Endingnya Bikin Keki
-
Kocak, Cewek Ini Bikin Cerita Halu Pernikahan Merek Produk Sabun Cuci Piring
-
Kasus Masyarakat Jadi Tersangka Usai Bunuh Begal, Pakar Hukum Unsoed: Masyarakat Harus Melawan
-
Korban Begal Malah Jadi Tersangka, Pengamat Kepolisian: Pemahaman Dasar Hukum Penyidik Lemah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi