Menurut Yusrizal, aplikasi NDM sangat membantu masyarakat dalam bersedekah. Apalagi, jumlah uang yang disalurkan bisa dimulai dari seratus rupiah. Dengan kata lain, bersedekah tidak harus dengan nominal besar dan bisa semampunya.
"Mungkin karena banyak yang belum tahu saja. Padahal sama juga dengan berinfaq lewat kotak amal. Bebas nilainya mau berapa," katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nagari Salayo, Rike Donal Dt Intan Sati juga menyebutkan bahwa masyarakat mulai memanfaatkan layanan bersedekah lewat NDM. Namun, angkanya belum signfikan karena aplikasi NDM masih sangat baru.
Masjid Raya Salayo telah terintegrasi dengan layanan aplikasi NDM sejak awal Januari 2022. Sedangkan layanan barcode QRIS Bank Nagari telah hadir sejak awal 2021 lalu.
Baca Juga: Pakar Ekonomi Sebut Konversi Bank Nagari ke Syariah Menunggu Tindakan Urgen Gubernur Sumbar
Rike sendiri juga mengaku terus menyosialiasikan kepada jemaah masjid tentang layanan bersedekah secara online tersebut. "Kami sampaikan bahwa selain dengan barcode layanan QRIS, sekarang ada juga NDM yang lebih cepat dan mudah. Itu tiap Jumat kami sampaikan," katanya, Selasa (22/3/2022).
Menurut Rike, NDM ini perlu disosialisasikan lagi secara masif. Terutama di tengah-tengah kalangan generasi muda yang hampir 100 persen menggunakan android.
Tak hanya di masjid, Rike juga menyebar informasi aplikasi NDM ini ke berbagai grup-grup perantau Nagari Salayo. "Sudah banyak saya sebar di grup rantau. Ada yang di Facebook dan WhatsApp. Biasanya, perantau berinfaq dengan cara dititipkan ke keluarganya di kampung. Sekarang dengan NDM, saudara kami yang di rantau bisa langsung mengirimkannya ke masjid di kampung," katanya.
Terobosan baru NDM ini sekaligus menegaskan bahwa bank daerah yang telah 60 tahun melayani masyarakat itu, terus berkomitmen menghadirkan inovasi lewat tranformasi digital. Dalam mengintegrasikan aplikasi NDM, Bank Nagari membukakan rekening baru bagi masjid dan musala. Selain itu, pengurus juga diberikan akses untuk memperbarui informasi tentang rumah ibadahnya masing-masing.
Optimalisasi Sedekah Perantau
Salah satu tujuan aplikasi NDM dihadirkan adalah untuk meningkatakan pemberdayaan ekonomi masjid dan musala di Sumbar. Kemudian, memaksimalkan pemasukan sedekah dan infaq dari Ranah dan Rantau.
Berita Terkait
-
PT KAI Datangkan 12 Unit Kereta Baru untuk Perkuat KA Pariaman Ekspres
-
Kulineran di Pariaman? Ini 4 Kuliner Andalan yang Harus Dicicipi!
-
Melihat Proses Evakuasi Harimau Sumatera Pemakan Ternak di Agam
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, 8 Maret 2025
-
Mudik Lebaran Gratis 2025 ke Sumbar Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
8 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 3 Tewas!
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!