Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Rabu, 23 Maret 2022 | 17:58 WIB
Adzkiya Amirah balita 2 tahun asal Sumbar, mengidap penyakit kelainan jantung yang dirawat di RS Jantung Jakarta Pusat. [Dok.Covesia.com]

"Saya akui, sekarang kami memang sangat kesulitan soal biaya selama di sini. Tapi mau bagaimana lagi, sebagai orang tua sepahit apapun kondisinya terpaksa harus kami lalui," ungkapnya.

Meski Adzkiya telah memiliki kartu BPJS kesehatan, namun tetap ada beberapa biaya besar yang mesti dikeluarkan selama perawatan Adzkiya. Sebab, ada beberapa obat-obatan yang tidak masuk dalam tanggungan BPJS.

"Untuk obat tidak semua masuk dalam tanggungan BPJS, ada obat yang harus dibeli di luar, susunya juga, peralatan bayi dan kebutuhan lainnya. Ditambah biaya makan, transportasi saya dan istri," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan biayanya selama di Jakarta, lanjutnya, ia hanya bergantung dari sumber dana dari para dermawan yang berbaik hati yang sudah membantu meringankan beban dirinya.

Baca Juga: Siap-siap, Penjual Minyak Goreng Curah di Atas HET di Padang Bakal Ditindak Tegas

"Alhamdulillah, beberapa orang para dermawan sudah ada yang membantu mulai dari tempat tinggal seperti rumah singgah, dari sebelumnya kami ngekos dengan biaya Rp150 ribu per hari, begitupun uang, makanan, dukungan dan doa untuk kesembuhan anak kami," ucap Yuhendri.

Bagi para dermawan yang ingin membantu Adzkiya Amirah yang saat ini lagi membutuhkan biaya pengobatan akibat penyakit kelainan jantung, bisa menyalurkan bantu melalui nomor rekening: 111-00-1871188-3 (Bank Mandiri) atas nama Yuhendri QQ Adzkiya Amirah, dan juga bisa menghubungi langsung telepon seluler: 081261551099 (orang tua Adzkiya).

Load More