SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menemukan fakta baru dalam kasus pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istrinya sendiri di Kabupaten Agam pada 25 November 2021 lalu.
Faktu baru itu terungkap dalam rekontruksi yang digelar di halaman Polres Bukittinggi, Kamis (3/2/2022). Rekontruksi itu menghadirkan tersangka A (28) dan saksi lainnya.
Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Ardiansyah Rollindo mengatakan, polisi mengungkap beberapa fakta baru dari kejadian pembunuhan itu setelah reka ulang dilakukan dari dua versi narasumber berbeda.
"Ada beberapa perbedaan mendasar dari rekonstruksi yang diperagakan pelaku berdasarkan keterangannya dan keterangan saksi yaitu anak korban yang berusia tujuh tahun," katanya.
Dalam rekonstruksi awal yang diperagakan sebanyak 27 adegan dari versi pelaku, diperoleh keterangan bahwa pelaku melakukan aksinya karena dilarang dan dimaki oleh korban saat menemui anaknya.
Hal itu berbeda dari peragaan yang dilakukan sebanyak 13 adegan versi keterangan anak korban yang mengungkapkan pelaku langsung datang dan menghabisi nyawa korban.
"Selain itu, menurut tersangka ia sempat berusaha ingin menolong korban yang kesakitan karena ditusuk pertama kali olehnya," katanya.
Ia mengatakan korban ditusuk berkali-kali oleh pelaku dengan pisau yang didapat korban dari pabrik tahu di lokasi kejadian menurut pelaku, sementara dari keterangan versi saksi pisau sudah dibawa sejak awal oleh pelaku.
"Itu menjadi perbedaan besar juga, kita bersama pihak kejaksaan akan terus melengkapi data dan berkas untuk mencari kebenarannya," katanya. (Antara)
Baca Juga: Meningkatnya KDRT saat Pandemi, Keluarga Ciptakan Tekonologi untuk Mendengar Suara Korban
Berita Terkait
-
Kasus Perceraian di Agam pada 2021 Meningkat, Didominasi Wanita yang Gugat
-
Produksi Ikan di Kabupaten Agam Melambung, Tembus 37.023,67 Ton Selama 2021
-
Marah Ditegur Bawa Janda ke Bengkel Tengah Malam, Pria Beristri di Agam Bacok Warga Pakai Celurit
-
Ribuan Botol Miras Ilegal Merek Terkenal dari Batam Disita Polres Bukittinggi
-
Duh, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Agam Meningkat Tajam hingga 60 Persen
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Hadirkan Promo Ramadan untuk Kuliner, Hiburan, hingga Belanja Keluarga
-
CEK FAKTA: Viral Video Evakuasi Penumpang Pesawat di Israel Saat Serangan Iran, Benarkah?
-
KNKT Rekomendasikan Jalan Sitinjau Lauik Ditutup, Gubernur Sumbar: Hampir Setiap Hari Kecelakaan!
-
Pabrik Semen Pertama di Asia Tenggara, Fadli Zon Dorong Indarung I Jadi Ruang Seni
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak