Melihat kondisi jalan saat ini yang kian parah, ia dari pemerintah nagari berharap pemerintah provinsi segera untuk memperbaiki kondisi jalan.
Kalau tidak sambung Erwil, akses jalan bisa tiba-tiba putus saat dilintasi oleh kendaraan dan bisa memakan korban. Apalagi, akses jalan ini merupakan jalan alternatif yang dijadikan sebagai akses jalan utama karena lebar jalan cukup besar.
"Memang jalan ini jalan alternatif. Tapi, sejak dibangun jalan ini sudah di jadikan jalan utama bagi masyarakat yang melintas ke arah kampung Ampalu, Batu Bala dan Langgai," sebut Arwil
Untuk itu, Lanjutnya, ia berharap pemerintah provinsi segera memperbaiki kondisi jalan tersebut. Sebab, kondisi jalan yang terban itu juga berpengaruh terhadap bangunan jembatan.
"Kalau jalan itu roboh bisa berdampak juga dengan bangunan jembatannya. Sebab, akses jalan sehubungan dengan bangunan jembatan. Jadi, kita harapkan lagi segera jalan ini bisa diperbaiki," tutup Erwil sembari berharap.
Berita Terkait
-
Kulit Warga Melepuh Usai Vaksinasi, DPRD Pesisir Selatan Bakal Panggil Satgas Covid-19
-
Penduduk Miskin di Pesisir Selatan Bertambah, Tertinggi Kedua di Sumbar
-
Kulit Seorang Warga Pesisir Selatan Melepuh Usai Divaksin, Kini Terbaring di Rumah Sakit
-
90 Lapak PKL di Pantai Carocok Pesisir Selatan Bakal Direlokasi, Ini Alasannya
-
Korban Banjir Pesisir Selatan Butuh Makanan hingga Air Bersih
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT