SuaraSumbar.id - DPRD Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), bakal memanggil Satgas Covid-19 Pessel untuk mempertanyakan persoalan yang menimpa Rustam (53). Seperti diketahui, kulit warga Taratak, Kecamatan Sutera itu, melepuh usai menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (2/11/2021) lalu.
"Kami minta kejelasannya, agar permasalahan ini cepat selesai. Kami juga akan evaluasi proses pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat," kata Ketua Komisi IV DPRD Pessel, Syafril Saputra, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (29/12/2021).
Menurut Syafril Saputra, kondisi yang terjadi seperti ini harus direspons dengan cepat dan baik, agar tidak merugikan masyarakat yang ingin disuntik vaksin.
Dia juga meminta pemerintah daerah bertanggung jawab atas kejadian tersebut. "Jika ada aturannya kompensasi. Ya, pemerintah daerah harus memberikan kompensasi sesuai dengan regulasi yang ada," bebernya.
"Jangan sampai jawabannya tidak ada kompensasi. Masyarakat kan wajib vaksin. Ya, mereka berhak pula menerima kewajibannya. Apalagi mereka sebagai terdampak," katanya lagi.
Sebelumnya, Sekretaris Satgas Covid-19 Pessel, Dailipal menyampaikan, bahwa pemerintah daerah hanya menanggung biaya pengobatan dan perawatan Rustam selama dirawat di RSUD M. Zein Painan.
"Kalau untuk tanggungan lain belum ada. Karena pemerintah daerah masih menunggu hasil klinisnya," kata Dailipal.
Sebagaimana diketahui, Rustam yang mengalami kulit menggelupas setalah vaksin tanggal 8 November 2021 lalu. Ternyata, Rustam memiliki riwayat penyakit alergi.
"Selain alergi, berdasarkan informasi dari dokter yang memeriksa pasien di rumah sakit. Dia juga gula tinggi di atas 400. Sedangkan, ketika vaksin dia tidak menyatakan memiliki riwayat alergi," katanya lagi.
"Jadi belum tentu ini dampak vaksin. Kita tunggu saja hasil klinis atau KIPI," ujarnya.
Baca Juga: Eksotisme Taman Nasional Komodo, Bertemu Langsung dengan Satwa Liar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia