SuaraSumbar.id - Selama 2021, Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil menyelamatkan 18 ekor satwa liar dilindungi. Hewan-hewan tersebut berasal dari sitaan dan juga ada dari penyerahan masyarakat.
Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra mengatakan, 18 satwa itu merupakan barang bukti perdagangan satwa dua ekor dan penyerahan warga 16 ekor.
"Barang bukti itu berupa dua ekor kukan dan telah divonis Pengadilan Negeri Lubukbasung," katanya, Kamis (6/12/2022).
Ia mengatakan, 16 ekor satwa yang diserahkan itu berupa kukang lima ekor, burung hantu satu ekor, trenggiling dua ekor.
Setelah itu elang brontok tiga ekor, kucing kuwuk satu ekor, simpai satu ekor, baniang satu ekor, tikus bulan satu ekor dan buaya satu ekor.
"18 ekor satwa itu telah kita lepasliarkan ke habitatnya," katanya.
Pada 2020, tambahnya Resor KSDA Agam berhasil mengamankan 14 ekor satwa dilindungi dari masyarakat berupa baning coklat tujuh ekor, kucing kuwuk (kucing hutan) empat ekor, kukang satu ekor, binturung satu ekor dan burung rangkong satu ekor.
Dibandingkan tahun sebelumnya, penyelamatan satwa itu meningkat empat ekor.
Ade mengimbau warga yang memelihara dan menemukan satwa yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistimnya untuk menyerahkan ke Resor KSDA Agam.
Baca Juga: Konflik Manusia dengan Satwa Liar di Agam Meningkat Hampir 100 Persen
Pihaknya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait satwa itu. "Sosialisasi itu kita sampaikan saat pertemuan dengan masyarakat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Momentum Imlek 2026, BRI Perkuat Layanan Wealth Management bagi Nasabah
-
Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Wakajati Sumbar: Kami Bekerja Serius!
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!
-
ASN Dharmasraya Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi, Termasuk Buat Mudik!
-
Yuk Liburan Lebaran Hemat Pakai Promo Spesial BRI!