Pada bagian lain, sejak Januari hingga September 2021, total klaim santunan BPJamsostek untuk peserta di Kota Solok mencapai Rp 3,4 miliar lebih. Uang tersebut dibayarkan untuk 283 kasus berbeda, mulai dari kecelakaan kerja, kematian dan sebagainya.
Sementara itu, untuk Kota Sawahlunto klaim santunan mencapai Rp 5,4 miliar dengan 545 kasus. Lalu, Kabupaten Solok sebesar Rp 7,6 miliar dengan 194 kasus. Selanjutnya, Kabupaten Sijunjung Rp 4,7 miliar dengan 526 kasus.
Disamping itu, BPJamsostek juga menjawab tantangan era digitalisasi dengan ivonasi pelayanan. Kini, peserta tak perlu repot untuk mendaftar hingga membayar iuran, karena BPJamsostek telah menggandeng sejumlah kanal elektronik dalam mempermudah pelayanan tersebut. Peserta juga bisa melakukan pembayaran iuran lewat kanal sejumlah e-commerce yang telah bekerjasama dengan BPJamsostek.
Tak hanya itu, pencairan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJamsostek juga semakin mudah dan super cepat lewat aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang sudah beroperasi sejak September 2021. Aplikasi tersebut mengakomodir kebutuhan peserta BPJamsostek soal pengajuan JHT dengan maksimal saldo Rp 10 juta. Syaratnya, peserta harus melakukan pembaruan data di aplikasi JMO.
Baca Juga: Jokowi Perintahkan BNPB ke Lumajang Pantau Kondisi Pasca Gunung Semeru Erupsi
Dengan layanan JMO, mengurus pencairan JHT tidak lagi repot-repot antre ke kantor BPJamsostek di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Cukup duduk manis di rumah dan menunggu uang ditransfer ke rekening.
Hadiah Spesial dari Jokowi
BPJamsostek Cabang Solok terus menggencarkan sosialiasi penyadaran pentingnya terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Mereka bahkan jemput bola ke para pekerja penerima upah, karyawan kantor, honorer, buruh dan sebagainya.
Langkah tersebut juga didukung oleh pemerintah daerah. Apalagi, BPJamsostek saat ini tidak lagi mengenal untung. Sasaran utamanya adalah memberikan layanan yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat.
"Tahun 2022 kita juga sudah usulkan ke sejumlah Pemda. Semoga berjalan baik. Ini demi nasib pekerja dan keluarga mereka," katanya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Sumbar Posisi 21 se-Indonesia
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memberikan "hadiah" spesial bagi seluruh pekerja Indonesia dipenghujung 2019 silam, yang disalurkan lewat peningkatan dan penambahan manfaat BPJamsostek. Menariknya, kenaikan manfaat untuk program JKK dan JKM itu bahkan tanpa kenaikan iuran.
Peningkatan dan penambahan manfaat tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82/2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44/2015, tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Desember 2019.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
8 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 3 Tewas!
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!