SuaraSumbar.id - Daun Jati Sabrang (Peronema Canescens Jack) atau dikenal di Sumatera Barat (Sumbar) dengan sebutan daun sungkai, memiliki banyak manfaat. Daun itu diyakini mampu mengobati berbagai penyakit, seperti demam hingga menambah daya tahan tubuh.
Selain kaya manfaat dan murah di dapat, cara pengolahannya pun sangat sederhana, cukup diremas atau direbus bersama air secukupnya, lalu saring air remasan tersebut dan diminum. Namun, daun sungkai juga dipercaya bisa membantu kaum ibu yang baru saja melahirkan.
Berikut 4 manfaat daun sungkai.
1. Meningkatkan Imunitas
Manfaat daun sungkai yang pertama ialah bisa meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Manfaat daun sungkai sebagai menambah imun ini telah lama dipercaya oleh masyarakat suku lembak di Bengkulu.
Biasanya, bagian yang digunakan, yakni daun sungkai yang masih muda. Daun sungkai muda berwarna ungu kemerah-merahan dan biasanya tumbuh pada bagian atas.
2. Mengandung Antibakteri
Manfaat daun sungkai yang berikutnya adalah sebagai obat kumur dan penyembuhan luka secara alami karena mengandung senyawa antibakteri.
Penggunaan daun sungkai sebagai obat ini telah lama digunakan oleh masyarakat secara tradisional. Tepatnya di kepulauan Riau, daun sungkai banyak digunakan untuk mengobati luka ringan.
Baca Juga: Tukang Jahit di Padang Cabuli Remaja Perempuan 13 Tahun, Modusnya Bantu Permak Baju
Daun sungkai biasa digunakan dengan cara direbus untuk mengatasi penyakit kurap dan sebagai obat kumur untuk mengatasi infeksi gigi.
3. Mengatasi Malaria
Daun sungkai ternyata biasa digunakan oleh masyarakat suku Lebak Bengkulu sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit malaria.
Hal ini karena daun sungkai memiliki sifat antipiretik yang bermanfaat untuk menurunkan panas atau demam, yang termasuk dalam gejala malaria.
Daun sungkai juga diketahui mengandung banyak zat aktif, seperti peronemin, sitosterol, isopropanol, phytol, dipterpenoid, hingga flavonoid yang bisa meningkatkan kadar leukosit.
Leukosit adalah sel yang membentuk komponen sel darah. Dengan meningkatnya sel darah putih, maka akan membantu tubuh dalam melawan infeksi sekaligus berperan sebagai sistem kekebalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027