Ilustrasi KTP
Eka mengatakan, jika masyarakat tidak mau divaksin bisa jadi PPKM kota Padang naik lagi. Hal itu akan berdampak juga bagi masyarakat dan anak-anak harus sekolah daring lagi.
“Kita sama sekali tidak mempersulit urusan warga, seluruh yang kita lakukan sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” imbuhnya.
Hal itu kata Eka dilakukan dengan tujuan untuk kebaikan bersama. Tidak ada pemerintah mempersulit. Bahkan, kata Eka, di daerah lain perkantorannya ada peduliLindungi. Ini untuk memutus mata rantai Covid-19.
Kemudian, pihak kecamatan dan kelurahan melakukan pengecekan Door to door itu sesuai data ‘by name by adress’, siapa warga yang belum vaksin.
“Kita minta mereka untuk vaksin, tak lain demi kebaikan kita bersama,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jangan 'Lapar Mata' Saat Idul Adha, Penderita Hipertensi hingga Kolesterol Tinggi Harus Waspada
-
Salad Jadi Pilihan Camilan Sehat saat Cuaca Panas, Ini Manfaat dan Resep Segarnya
-
Selat Solo Bisa Jadi Inspirasi Menu Idul Adha Selain Gulai
-
Polisi Temukan Tangki Modifikasi dan Pelat Nomor Ganda dalam Sidak SPBU di Padang
-
Pemadaman Listrik Berakhir, PLN Klaim Listrik di Sumbar Menyala 100 Persen