SuaraSumbar.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan dimulai pada Senin (4/10/2021).
PTM di Kota Padang akan diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Wali Kota Padang Hendri Septa, mengatakan keputusan digelarnya PTM pada Senin mendatang diambil setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
“Mulai 4 Oktober, siswa sudah bisa kembali belajar tatap muka di sekolah,” kata Hendri Septa, dalam keterangannya dikutip Covesia.com--jaringan Suara.com dari laman FB Diskominfo, Sabtu (2/10/2021).
Menurutnya, kebijakan kembali belajar tatap muka di sekolah ini mengingat sudah tercapainya syarat minimal vaksin internasional di Padang. Belajar tatap muka di sekolah untuk siswa SD dan SMP.
“Saya juga berharap melalui Dinas Pendidikan Pemprov Sumbar untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) juga dibolehkan belajar di sekolah,” ungkapnya.
Sementara, sistem belajar tatap muka di Padang tidak full setiap harinya. Siswa dibagi per shift.
“Tiga hari belajar di sekolah, dan tiga hari lagi mereka belajar di rumah,” tambah wali kota.
Sisi lain, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, jelang belajar tatap muka dimulai, pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana di sekolah.
Baca Juga: Senin Depan, Sekolah Tatap Muka di Kepri Serentak Dimulai
“Kita juga sudah perintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang menyiapkan sarana prasarana belajar,” katanya.
Menurutnya, persiapan yang harus dilakukan seperti mengatur jarak tempat duduk siswa di sekolah. Serta memastikan sarana prasarana cuci tangan di sekolah dalam keadaan yang bisa digunakan.
“Kursinya kita minta dijarakkan, sarana prasarana cuci tangan kita minta disiapkan juga,” ungkapnya
Sementara, standar kebijakan belajar tatap muka di sekolah tetap akan dilakukan seperti sebelumnya. Di antaranya siswa dibagi per gelombang, sebagian belajar di rumah dan sebagian lagi di sekolah.
“Tetap kita harapkan orang tua menjaga protokol kesehatan anak,” harap wali kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen