SuaraSumbar.id - Pembangunan kembali Los Maco Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) ditarget rampung selama tiga pekan ke depan. Hal itu ditegaskan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar.
"Kita terus memonitor progress pembangunan ulang ini supaya selesai sesuai target, kita harapkan pedagang korban kebakaran Pasar Bawah dapat segera kembali berdagang seperti sedia kala," katanya, Jumat (1/10/2021).
Pihaknya terus melakukan kegiatan di lokasi yang terbakar mulai dari evakuasi hingga pembersihan los yang merugikan sekitar 300 pedagang itu.
"Pemkot memperkirakan selama tiga pekan sejak musibah terjadi, los yang terbakar sudah dapat digunakan kembali dan diawali dengan proses pembersihan," katanya.
Diketahui, kondisi terkini di Pasar Bawah yang terbakar pada Sabtu (11/9/2021), aktifitas pembangunan telah dimulai dan bangunan dasar sudah berdiri.
Lokasi telah bersih, hampir tidak tampak suasana bekas kebakaran dan sudah dipagari dengan seng dan pekerja tengah melakukan aktifitas pembangunan kembali.
Kebakaran di Pasar Bawah terjadi pada dini hari itu membakar habis sekitar 300 tempat berjualan pedagang di los ikan kering dan sekitarnya.
Sebagai data awal, jumlah kios di kawasan Pasar Bawah terdapat sekitar 1.289 kios dan perkiraan kios yang terdampak kebakaran adalah sebesar 23.2 persen atau sekitar 300 kios.
"Data awal, ada sekitar 300 kios pedagang yang terbakar, kerugian Rp2 Miliar berasal dari bangunan sebanyak Rp1 Miliar dan Rp1 Miliar lagi dari barang dagangan yang terbakar," kata Kepala Dinas Pasar Kota Bukittinggi, Isra Yonza.
Baca Juga: Cabai Merah dan Ayam Ras Sumbang Inflasi di Sumatera Barat Selama September
Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Inafis Sat Reskrim Polres Bukittinggi dan Unit Reskrim Polsek Bukittinggi yang hingga saat ini belum diumumkan secara resmi. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Sakit Hati Dituduh Meracun Bos, 2 Karyawan Toko Bangunan di Agam Curi HP dan Duit Juragan
-
PON XX Papua 2021, Atlet Muaythai Sumbar Sumbang 2 Medali Perunggu
-
12 Tahun Gempa Sumbar, Wali Kota Padang Ingatkan Soal Waspada Bencana
-
149 Pelamar CPNS Pemkot Padang Batal Ikut Seleksi, Ini Penyebabnya
-
Mengenang 12 Tahun Gempa 30 September 2009 di Sumbar, Bencana Besar Merenggut 1.100 Nyawa
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027