SuaraSumbar.id - Sebanyak 149 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Padang, Sumatera Barat (Sumbar) batal mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
"Jumlah peserta yang hadir sebanyak 1.736 dan ada 149 orang yang tidak hadir pada ujian SKD yang digelar pada 15-25 September 2021," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Arfian, dikutip dari Antara, Kamis (30/9/2021).
Menurutnya, para pelamar yang tidak hadir otomatis gagal karena tidak ada konfirmasi kehadiran.
"Kami sudah tunggu tapi tidak ada konfirmasi dan otomatis gugur," katanya.
Ia menyebutkan, selain 1.885 peserta yang mengikuti ujian di Padang juga ada 163 peserta lainnya yang mengikuti ujian dari luar kota Padang.
"Bahkan ada satu orang dari luar negeri yaitu Malaysia mengambil formasi di Pemkot Padang," ujarnya.
Ia menyampaikan, ujian dilaksanakan di Ruangan CAT BPKSDM Padang sebanyak 36 sesi karena kapasitas maksimal ruangan hanya tersedia untuk 50 orang.
Untuk tes seleksi kompetensi dasar ada tiga item yang diuji pertama Tes Wawasan Kebangsaan dengan nilai minimal 65, Tes Intelegensi Umum dengan nilai minimal 80 dan Tes Karakteristik Pribadi dengan nilai minimal 166.
"Jika nilai minimal masing-masing tes tidak tercapai maka peserta dinyatakan tidak lulus," ujarnya.
Baca Juga: Mengenang 12 Tahun Gempa 30 September 2009 di Sumbar, Bencana Besar Merenggut 1.100 Nyawa
Selama pelaksanaan SKD, nilai tertinggi mencapai 447 dengan formasi cagar budaya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang.
Usai pelaksanaan tes SKD akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang yang akan diikuti tiga peserta terbaik dari masing-masing formasi.
"Kalau ada 10 orang yang lulus SKD maka akan diambil tiga orang dengan rangking tertinggi untuk ikut SKB," kata dia.
Ia menyampaikan tes SKB akan dilaksanakan setelah 40 hari kerja usai SKD atau sekitar November 2021.
Pada 2021 Pemkot Padang membuka 118 formasi CPNS, 12 formasi PPPK nonguru dan 476 formasi PPPK guru. (ANTARA)
Berita Terkait
-
7 Warga Padang Pariaman Tertimbun Longsor, 3 Orang Luka-luka, 4 Masih Dicari
-
Terjebak di Pulau Sungai Tarantang Padang, 7 Orang Anak Berhasil Dievakuasi
-
Ma'ruf Amin Jadi Nama Pantai di Pariaman, Putra Wapres Bilang Begini
-
Asyik! Pelamar CPNS Pemprov Riau Dapat Tes Rapid Antigen Gratis
-
Pompa PDAM Padang Meledak Disambar Petir, Pasokan Air ke Sejumlah Wilayah Berkurang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027