SuaraSumbar.id - Pompa pembilasan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum atau PDAM Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) meledak disambar petir pada Rabu (29/9/2021). Akibatnya, air di sejumlah wilayah mati total.
Berdasarkan keterangan resmi PDAM Padang sebagai pengelola, sejumlah daerah mengalami dampak, diantaranya kawasan Belanti, S Parman, Raden Saleh, Pramuka dan Wisma Indah, Kecamatan Padang Utara.
"Pompa pembilas meledak dan bukaan ke kota dikurangi menjadi 40 persen," tulis PDAM di akun resminya.
Dalam keterangan itu, pihaknya mengaku bakal mengupayakan agar air di Kota Padang kembali normal. Terutama bagi pelanggan yang mengalami dampak.
"Kami mengupayakan agar air kembali normal seperti semula," tulisnya lagi.
Diinformasikan, ledakan tersebut disebabkan instalasi pengolah air yang ada dikawasan Gunung Pangilun, Padang Utara, Kota Padang. Meledak disambar petir akibat hujan deras.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Medali Perdana Kontingen Sumbar di Ajang PON XX Papua 2021, Cabor Cricket Raih Perunggu
-
3 Fakta Wanita di Padang Prank Polisi, Ngaku Mau Diperkosa Ojol Selingkuhannya Sendiri
-
Sesak Nafas Usai Disuntik Vaksin, 4 Siswa di Pesisir Selatan Dilarikan ke Puskesmas
-
Mediasi Kasus Penganiayaan Pelajar SMP Pasaman Barat Masih Buntu, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
4 Polisi di Solok Selatan Dipecat
-
Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai
-
BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta