"Saya menyampaikan beberapa pandangan dan pembelaan saya terhadap partai Gerindra yang telah memberikan amanah kepada Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok. Sebagai Pendiri Partai Gerindra di Kabupaten Solok bersama kawan-kawan seperjuangan pada 2008," katanya.
Ia memahami bagaimana kondisi partai Gerindra saat ini terkait dengan rekomendasi keputusan BK kepada Dodi Hendra sebagai ketua yang pada hari ini berujung pada pemberhentian sebagai ketua DPRD melalui sidang paripurna DPRD Kabupaten Solok.
"Kehadiran saya sendiri tidak ada maksud mengkhianati partai Gerindra, tidak mematuhi perintah partai maupun pimpinan partai, tidak ada solidaritas dan loyalitas justru saya hadir untuk membuktikan kader partai Gerindra adalah kader yang sportif dan setia dalam membela kebenaran dan keadilan dan berpegang teguh pada sumpah," bebernya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Seorang WN Australia Hilang di Laut Mentawai Sumbar
-
Hari Ini, Polisi Gelar Perkara Kasus Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur Sumbar
-
5 Warga Padang Terseret Ombak, 1 Tewas, 1 Hilang dan 3 Selamat
-
Remaja 16 Tahun di Padang Cabuli Anak di Bawah Umur, Modusnya Janjikan Menikah
-
Payudara Gadis Asal Pariaman Bengkak Usai Divaksin, Dinkes Duga Ada Riwayat Penyakit Lain
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up
-
Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang
-
Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan
-
Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas