SuaraSumbar.id - Petani di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) mengeluhkan anjloknya harga bawang merah. Kondisi tersebut telah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir.
Harga jual bawang merah di tingkat petani di Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok kini berada di angka Rp 10 ribu. Sedangkan harga normalnya biasanya mencapai Rp 15 ribu.
"Umumnya masyarakat di Nagari Sungai Nanam merasakan dampak dan kondisi ekonomi masyarakat sangat terpuruk atas turunnya harga bawang merah," kata Sekretaris Wali Nagari Sungai Nanam, Harmi, Sabtu (27/7/2021).
Menurut Harmi, mayoritas masyarakat di Sungai Nanam kini menanam bawang ketimbang tanaman hortikultura lainnya, yakni kentang, tomat, cabai, dan tanaman lainnya.
Di Sungai Nanam, terdapat sekitar 4 ribu hingga 5 ribu hektare lahan pertanian dengan berbagai jenis tanaman hortikultura berupa sawi, kentang, cabai, kubis, dan tanaman lainnya. Namun lebih dominan tanaman bawang merah.
"Karena itulah Nagari Sungai Nanam terkenal sebagai salah satu daerah penghasil bawang merah terbanyak di Kabupaten Solok," ujar dia.
Tahun 2017, Kementerian Pertanian (Kementan) telah meluncurkan kawasan pembenihan dan bioindustri bawang merah di Nagari Sungai Nanam guna mendukung program swasembada bawang merah.
"Kelompok tani bintang timur di Nagari Sungai Nanam juga mendapatkan bantuan berupa Instore dryer (alat pengering) bawang merah untuk memudahkan petani di daerah ini mengeringkan bawang, dengan waktu pengeringan yang lebih singkat selama empat hingga lima hari," kata dia.
Waktu itu Kementan juga meminta agar Kabupaten Solok menyediakan lahan sekitar 10.000 hektare sebagai lahan penanaman bawang merah.
Baca Juga: Diduga Korupsi Dana Pokir, Wakil Ketua DPRD Padang Bakal Segera Jadi Tersangka
"Menurut saya untuk saat ini di Kabupaten Solok, saya rasa sudah lebih dari 10.000 hektare masyarakat yang menanam bawang merah," ujar dia.
Produksi bawang merah saat ini bahkan tidak hanya di Kecamatan Lembah Gumanti saja, melainkan di daerah tetangga yang bisanya tidak bisa ditanami bawang merah saat ini sudah mulai menanam bawang merah seperti di Kecamatan Hiliran Gumanti, Lembang Jaya, Gunung Talang, Pantai Cermin dan beberapa daerah lainnya.
"Selain itu, beberapa daerah di Sumbar juga mulai menanam bawang merah seperti di Sijunjung dan Dharmasraya. Walaupun masih skala untuk rumah tangga, namun saya rasa ini juga salah satu penyebab turunnya harga," ujar dia.
Ia menyebutkan, saat ini harga bawang merah hanya Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram untuk ukuran besar sedangkan ukuran menengah hanya Rp 10 ribu hingga Rp 11 ribu per kilogram, itu pun agak sulit untuk penjualannya.
"Sementara saat bawang merah yang banyak dipanen masyarakat saat ini hanya berukuran menengah dan kecil atau kami menyebutnya ampera," kata dia.
Selain itu, ia juga menyebutkan saat ini jenis tanaman hortikultura yang naik harganya di tingkat petani berupa cabai Rp25 ribu dari Rp15 ribu per kilogram, daun seledri Rp15 ribu dari Rp8 ribu per kilogram, tomat Rp8 ribu dari Rp3 ribu per kilogram. "Namun tidak banyak masyarakat yang menanamnya," kata dia.
Berita Terkait
-
Sempat Bikin Resah, Harimau Sumatera di Kebun Sawit Pasaman Barat Akhirnya Tertangkap
-
Miris, Anggota DPRD Sumbar Sebut RPJMD Provinsi Copy-Paste Kota Padang
-
Dukun yang Diduga Larikan Mahasiswi di Pesisir Selatan Dipolisikan Mertua
-
Usai Viral, Pria Mengaku Ditusuk dan Berdarah di Posko PPKM Padang Minta Maaf ke Polisi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up