SuaraSumbar.id - Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah membantah telah melecehkan profesi wartawan dengan mengeluarkan kata-kata kasar kepada jurnanlis Covesia.com. Persoalan ini mencuat setelah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang mengecam tindakan sang kapolres.
"Nggak ada (berkata kasar). Wartawan kan sama dengan kita," kata Dedi saat dihubungi wartawan, Kamis (10/6/2021) sore.
AKBP Dedi membenarkan dirinya ditelpon salah seorang wartawan yang ingin mengkonfirmasi masalah tambang. Lantas, dia langsung saja memotong pertanyaan wartawan tersebut.
"Awal saya di telpon. Ya memang langsung saya potong. Saya bilang, yang itu bagaimana. Kok nggak ada hasilnya. Lapornya siap turun. Sudah ditunggu-tunggu juga nggak ada," imbuhnya.
Kapolres itu kembali membantah pernah mengeluarkan kata-kata kasar seperti yang di rilis. "Nggak ada itu. Nggak ada," tutupnya.
Sebelumnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang mengecam aksi dugaan pelecehan terhadap wartawan yang dilakukan Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah.
Informasi yang diterima AJI Padang, jurnalis bernama Heri Sumarno dikatai 'bangsat' oleh Kapolres tersebut ketika Heri hendak mengkonfirmasi berita melalui telepon seluler.
"Dalam laporan dan bukti rekaman yang disampaikannya kepada AJI Padang, Heri menyebut kejadian itu bermula saat ia berniat mengkonfirmasi berita penangkapan dua eskavator oleh Tim Opsnal Polres Pasaman yang terjadi pada Senin (7/6/2021)," kata Ketua AJI Padang Aidil Ichlas, dalam keterangan pers yang diterima Suara.com.
Untuk mengkonfirmasi dan memverifikasi fakta tentang operasi tersebut, Heri menghubungi Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah pada Selasa (8/6/2021) pukul 14.59 WIB melalui chat di aplikasi WhatsApp. Pesan pendek yang dilayangkan Heri tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan dari sang Kapolres.
Baca Juga: Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, AJI Padang Kecam Kapolres Pasaman
Malam harinya, pukul 21.57 WIB, Heri kembali berupaya melengkapi atau menyeimbangkan liputannya soal penangkapan alat berat tersebut dengan menelepon langsung Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah.
Namun AKBP Dedi Nur Andriansyah menyampaikan kata-kata yang tidak pantas pada Heri dalam sambungan telepon itu. "Bangsat. Mau apa kau?" katanya. Padahal Heri juga sudah menyebutkan identitas beserta berprofesi sebagai seorang wartawan," kata Aidil.
Tanpa menjawab hal yang ditanyakan, Kapolres AKBP Dedi Nur Andriansyah lalu mempersoalkan soal kasus judi yang sebelumnya dikonfirmasikan Heri.
“Memang sebelumnya pada 30 Maret 2021 kemarin saya sempat mengkonfirmasi lewat WhatsApp terkait adanya permainan judi online didaerah Kabupaten Pasaman,” kata Heri.
“Namun konfirmasi yang berlangsung lewat WhatsApp itu hanya dijawab formal saja sama Kapolres Pasaman. Pada saat itu saya juga tidak mendapatkan informasi lebih tentang judi online itu dari Kapolres Pasaman. Akan tetapi saya tidak melanjutkan wawancara via telepone melihat respon dingin dari Kapolres tersebut. Dalam pikiran saya, biarlah nantinya saat ada penindakan saja membuat berita lainya tentang judi itu,” tutur Heri menjelaskan.
“Sehinga sampai akhir wawancara saya kemarin malam yang berdurasi sekitar 00.01.07 itu sama sekali tidak mendapatkan jawaban wawancara saya terkait operasi penangkapan itu dan hanya mendapatkan ocehan,” katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap