SuaraSumbar.id - Gubenur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendukung program pemberian anugerah "Ruhana Kuddus Award" untuk jurnalis perempuan atau wartawati terbaik di Indonesia.
Mahyeldi berharap penghargaan tersebut bisa segera terwujud. Rencananya, penghargaan akan diberikan setiap tahun.
Ruhana Kuddus Award atau nama lain yang nanti disepakati bersama oleh semua pemangku kepentingan terkait, seperti Dewan Pers, PWI, AJI, IJTI, FJPI, SMSI dan lain-lain, termasuk tokoh-tokoh pers lainnya.
Ruhana Kuddus adalah pionir tokoh pers Indonesia, jurnalis perempuan atau wartawati pertama di Indonesia. Sosok perempuan yang menginspirasi ini ditetapkan menjadi pahlawan nasional asal Sumatera Barat sejak 2019.
"Kita menyambut baik jika ada inisiasi memberikan penghargaan kepada wartawati atau jurnalis perempuan di Indonesia," katanya.
Menurut Mahyeldi, penghargaan tersebut bahkan dinamakan dengan Ruhana Kuddus Award.
"Ruhana Kuddus adalah wartawati pertama di Indonesia yang sekarang telah menjadi pahlawan nasional dan berasal dari Sumatera Barat. Kita harapkan hal ini segera terwujud dan pemprov Sumbar siap memfasilitasinya," ucap dia.
Usulan awal disampaikan oleh Kadis Kominfo Sumbar Jasman, menjemput beberapa poin Hari Pers Nasional (HPN) di Padang pada 2018, dimana salah satu rekomendasi-nya adalah memberikan penghargaan khusus kepada wartawati atau jurnalis perempuan setiap tahunnya.
Dalam hal ini, Uni Lubis, yang juga Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) mengapresiasi Gubernur Sumbar yang telah bersedia memfasilitasi rencana Ruhana Kuddus Award tersebut.
Baca Juga: DPRD Minta Program Unggulan Gebernur Sumbar Sesuai dengan Keuangan Daerah
"Saya pribadi dan forum jurnalis perempuan mengapresiasi dukungan Gubernur Sumbar untuk mendorong peningkatan kualitas profesionalisme jurnalis perempuan Indonesia lewat Ruhana Kuddus Award," tutur Uni Lubis.
Anggota Dewan Pers perempuan pertama di Indonesia itu (2003-2006 dan 2010-2013), memaparkan jurnalis perempuan di Indonesia jumlahnya makin banyak dan berprestasi. Jumlah pemimpin redaksi perempuan di media umum juga makin banyak. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Luhut Sebut Revitalisasi Danau Maninjau Butuh Rp 237 Miliar
-
Bela Palestina, Gubernur Sumbar Desak Pemerintah Pusat Tindak Israel
-
Ngamuk, Mahyeldi Hukum Pj Sekda Sumbar Saat Apel Perdana Usai Lebaran
-
Incar Kursi "Kosong" Wakil Wali Kota Padang, PKS Siapkan 2 Nama Kader
-
Tempat Wisata Sumbar di Zona Merah-Oranye Covid Dilarang Buka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan