SuaraSumbar.id - Hendri Septa resmi dilantik menjadi Wali Kota Padang untuk melanjutkan masa jabatan 2019-2024. Dia dilantik Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Aula Istana Gubernur Sumbar, Rabu (7/4/2021).
"Saya berharap Hendri melanjutkan program pembangunan yang sudah dicanangkan sebelumnya dan menjalin komunikasi yang baik dengan DPRD," kata Mahyeldi, dilansir Antara.
Mantan Wali Kota Padang itu mengatakan, sinergi yang baik antara eksekutif dengan DPRD menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan.
"Jangan sampai tidak terbangun hubungan kurang harmonis, boleh saling mengkritik namun harus tetap dalam aturan yang berlaku," katanya.
Politisi PKS itu berharap agar Hendri Septa mematuhi aturan yang berlaku dan memprioritaskan program kesejahteraan masyarakat.
"Semangat yang harus dikembangkan adalah berkolaborasi dan bersinergi," ujarnya.
"Saya sebagai gubernur siap bekerja sama dengan wali kota dan bupati untuk bersama-sama bersinergi menyukseskan pembangunan sehingga permasalahan yang ada di Sumbar dapat segera teratasi," sambungnya lagi.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang turut hadir pada acara pelantikan berpesan agar Wali Kota Padang fokus pada program kesejahteraan masyarakat.
"Tugas kepala daerah itu cuma satu yaitu patuh kepada konstitusi dan melindungi segenap warga dan berbuat untuk kesejahteraan masyarakat," katanya .
Baca Juga: Mohon ke Wapres, Mahyeldi Minta 5 Pasar Rakyat di Sumbar Direnovasi
Wali Kota Padang, Hendri Septa barjanji akan fokus melanjutkan program unggulan yang telah dirancang sejak 2019.
"Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan fokus pertama adalah memantapkan pelayanan publik terutama di Kantor Catatan Sipil," katanya.
"Kemudian melanjutkan program unggulan sesuai RPJMD 2019-2024 dan saat ini pencapaiannya sudah mencapai 46 persen fokus berikutnya adalah pembangunan ruang kelas baru dan penanganan banjir," tuturnya lagi.
Turut hadir pada pelantikan Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Anggota DPR RI, Asli Chaidir, Athari Gauti, Asman Abnur, Guspardi Gaus dan anggota DPD RI, Leonardy Harmainy.
Hendri Septa sebelumnya merupakan Wakil Wali Kota Padang 2019-2024 yang berhasil memenangkan Pilkada Padang bersama Mahyeldi pada 2018.
Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa ketika itu diusung oleh PKS dan PAN. Setahun menjabat, pada Pilgub Sumbar 2020 Mahyeldi diamanahkan PKS untuk maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Audy Joinaldy.
Berita Terkait
-
Sumbar Dukung Larangan Mudik 2021, Mahyeldi: Tanpa Penyekatan
-
Soal Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, Ini Permintaan Warga Limapuluh Kota
-
Pensiun dari Wakil Gubernur, Nasrul Abit Jadi Duta Vaksin Lansia Sumbar
-
Antisipasi Korupsi, KPK Warning Semua Kepala Daerah di Sumbar
-
Tunjangan ASN Pemko Padang Naik Saat Pandemi, Sekda Tembus Rp 20 Juta Lebih
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung