SuaraSumbar.id - Sebanyak 4 orang warga Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dilaporkan diserang dan digigit seekor anjing liar. Korban gigitan anjing itu telah berobat ke sejumlah Puskesmas.
Kabar itu dibenarkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Ismail Johar.
"Betul, sejak kemarin sudah ada 4 orang yang digigit. Kami sedang mencoba menemukannya," katanya, dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Rabu (31/3/2021).
Menurutnya, serangan anjing liar ini terjadi di Tangah Jua, Padang Gamuak, dekat Tugu Polwan. Terbaru, terjadi di dekat RS Madina.
Anjing itu langsung tiba-tiba menyerang korban yang tak sempat menghindar.
"Petugas sudah menyisir sejumlah lokasi untuk mencari keberadaan anjing itu, tapi belum berhasil," katanya.
Informasi korban, anjing itu berwarna hitam. Namun, ada juga yang menyebut warnanya coklat sehingga tak jelas apakah anjing yang menggigit ini individu yang sama.
"Kita sudah memberitahukan hal ini kepada Lurah atau Camat untuk meneruskannya ke warga agar waspada," katanya.
Baca Juga: Minum Teh Telur Tapai di Bukittinggi, Ridwan Kamil: Maknyus Luar Biasa
Berita Terkait
-
Polisi Bukittinggi Gagalkan Penyelundupan 25 Kg Ganja dari Sumut
-
Pria yang Tewaskan Mantan Suami Istri di Agam Dibekuk Polisi
-
Perempuan Tewas di Halte Angkot Bukittinggi Diduga Overdosis Lem Aibon
-
Geger Penemuan Mayat Perempuan di Halte Angkot Bukittinggi
-
Penumpang Pingsan, Driver Ojol di Bukitinggi Malah Kabur Bawa Tas Korban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi