SuaraSumbar.id - Polisi terus mendalami kasus dugaan aborsi yang melibatkan apotek di Kota Padang, Sumatera Barat. Hari ini, Rabu (3/3/2021), jajaran Polresta Padang menyisir tempat dua pasangan remaja mengubur janin hasil hubungan intim di luar nikah.
Seperti diketahui, empat orang atau dua pasangan remaja tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aborsi ini. Mereka yang telah ditahan itu berinisial AHS (20), ND (20), FS (20) dan AS (25).
Pembongkaran kuburan janin itu akan berlangsung di dua lokasi. Masing-masing di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Dari pantauan SuaraSumbar.id, tim Inafis Polresta Padang bersama petugas kesehatan Biddokkes Polda Sumbar tampak sudah berada di Kecamatan Pauh atau di lokasi yang dicurigai tempat penguburan janin.
Namun hingga pukul 12.30 WIB, pihak kepolisian belum berhasil melacak keberadaan janin meskipun telah mengerahkan anjing pelacak atau Q9.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, pembongkaran kuburan janin dilakukan untuk mengecek kondisi janin malang itu.
"Ya, janin dikuburkan di dua lokasi. Pembongkaran untuk mengecek kondisi janin dan nantinya akan dikuburkan kembali," kata Rico.
Sebelumnya, kasus aborsi ini terungkap dari pengembangan atas penangkapan pasangan suami-istri berinisial I (50) dan S (50). Keduanya merupakan pemilik Apotek Indah Farma di Jalan Ksatria, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kota Padang.
Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena menjual obat keras yang digunakan untuk tindakan aborsi di luar resep dokter. Atas perbuatannya, pasangan suami-istri itu dijerat Pasal 194 Jo Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Penjual Obat dan Pelaku Aborsi di Padang Terancam 15 Tahun Penjara
Selain itu, tersangka juga dijerat Pasal 77 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 10 tahun penjara.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Setahun, 40 Orang Warga Padang Pariaman Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
-
Kejati Sumbar Siap Kawal Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru
-
Besok, Ribuan Pedagang Pasar Raya Padang Bakal Disuntik Vaksin
-
Padang Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang
-
Ketua DPRD Ungkap Alasan Hendri Septa Belum Dilantik Jadi Wali Kota Padang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol