SuaraSumbar.id - Dua pejabat eselon IV di Dinas Perhubungan (Dishub) Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) berkelahi hingga berujung laporan ke polisi, ternyata gara-gara masalah kendaraan dinas.
Hal itu diungkap Kepala Dishub Solok Selatan, Armenses. "AF masuk ke ruangan saya dan beliau protes soal kendaraan dinas," kata Armenses kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Kamis (11/2/2021).
Setelah berdialog, AF tidak puas dengan penjelasan Armenses. Dia kemudian membanding-bandingkan kendaraan dinas yang dipakainya dengan eselon IV lain di Dishub Solok Selatan.
"Dia tidak puas hanya diberikan sepeda motor sebagai kendaraan dinas. Sedangkan ada Kasi (eselon IV) yang dapat mobil dinas. Karena ada mobil Kabid tengah nganggur, AF ingin mobil dinas ini dia pakai sementara waktu. Permintaan itu saya tolak," katanya.
"Saya jawab kalau Kasi itu (dapat mobil) karena kinerja bagus. Makanya dikasih mobil. Ini yang bikin dia emosi dan ngajak saya duel," sambungnya lagi.
Ketika dia dan AF bersitegang, masuklah MM ke dalam ruangan. Melihat situasi heboh, MM yang juga Kasi di Dishub Solok Selatan mencoba melerai dan ambil posisi ke tengah.
Melihat MM seperti ikut campur, AF menarik tangan MM agar keluar dari ruangan. Lantas di dekat pintu, AF menampar MM sebanyak dua kali.
"Itu yang saya lihat. Kejadiannya seperti itu," kata Armenses.
Armenses belum bisa mengambil sikap atas kejadian itu. Dia mengaku sedang menunggu situasi dingin dan akan meminta bantuan beberapa pihak untuk mendamaikan kedua belah pihak.
Baca Juga: Penembak Mati DPO Solok Selatan Kena Pasal Penganiayaan, PH: Polisi Keliru
"Suasana masih panas. Tunggu dingin dulu. Baru didamaikan," katanya.
Sementara itu, Pj Sekda Solok Selatan, Doni Rahmat Samulo menyebut telah mengetahui persoalan itu. Dia juga sudah memanggil kedua belah pihak. Namun, satu pihak belum menghadap karena sedang dinas ke luar kota.
"Ada gesekan internal di Dishub. Keduanya sudah saya panggil. Tapi baru satu pihak yang memberikan keterangan. Sedangkan satu pihak lagi belum karena sedang dinas luar ke Kota Padang," katanya.
"Sekretaris Dishub sudah saya minta agar satunya lagi bisa menghadap. Diupayakan dalam minggu ini berdamai," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, dua orang pejabat eselon IV di Pemkab Solok Selatan, Sumbar terlibat keributan. Keduanya pun saling lapor ke polisi karen merasa telah dianiaya secara fisik.
Informasinya, kedua pejabat tersebut berinisial MM dan AF. Mereka sama-sama menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Perhubungan Solok Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh