- Jalur penghubung Sumbar-Riau di Kabupaten Limapuluh Kota lumpuh total akibat longsor pada Jumat pagi, (6/11/2026).
- Petugas mengerahkan tiga unit alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan tersebut.
- Arus lalu lintas kembali normal dan dapat dilalui kendaraan setelah proses pembersihan selesai pada siang hari.
SuaraSumbar.id - Arus lalu lintas di Jalan Raya Sumatera Barat (Sumbar)-Riau, tepatnya di kawasan Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, kembali normal pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebelumnya, jalur penghubung Sumbar-Riau tersebut sempat lumpuh akibat tertimbun material longsor yang terjadi pada Jumat pagi. Material longsor menutupi badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.
Kapolsek Pangkalan, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan arus lalu lintas mulai kembali lancar setelah petugas bersama unsur terkait melakukan pembersihan material longsor.
Menurutnya, proses pembersihan dilakukan dengan mengerahkan tiga unit alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan perusahaan setempat.
"Alhamdulillah, sekarang kondisi sudah lancar. Sekitar pukul 13.00 WIB tadi jalur sudah bisa dilalui kembali," katanya.
Ia menjelaskan, sejak sekitar pukul 08.00 WIB, akses jalan tersebut sempat ditutup akibat longsor. Penutupan dilakukan karena material menutupi badan jalan dan menghambat kendaraan yang hendak melintas.
"Akibatnya, kemacetan panjang terjadi dari kedua arah, baik kendaraan dari Sumatera Barat menuju Riau maupun sebaliknya," ungkapnya.
Petugas kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai unsur terkait bersama masyarakat turut melakukan penanganan dan pembersihan material longsor hingga akses jalan kembali dapat dilalui.
Kontributor : B Rahmat