- Huntara Sumbar resmi ditempati, pengungsi pindah ke hunian lebih layak.
- BNPB pastikan hak logistik warga terpenuhi meski tinggal Huntara sementara.
- Pemerintah percepat rehabilitasi, bantuan dan DTH disalurkan pascabencana Sumatera Barat.
Sementara itu Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, memastikan masyarakat yang telah menepati Huntara akan tetap terpenuhi hak logistik.
Untuk di Kabupaten Agam, total Huntara 385 unit dan selesai 117 unit. Kabupaten Padang Pariaman total 74 unit sudah selesai pembangunnya semua.
Kemudian Kabupaten Lima Puluh Kota dari total 60 unit, baru 34 unit Huntara selesai. Berikutnya, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 62 unit, 42 unit selesai pembangunan. Secara keseluruhan, kebutuhan Huntara di Sumbar berjumlah 417 unit.
"Masyarakat yang masuk ke Huntara itu tidak akan hilang hak terkait dengan akses logistik," ujar Suharyanto.
Lanjut Suharyanto, akan ada beberapa skema pendistribusian logistik untuk masyarakat yang dilakukan di Hantura. Di antaranya jika di lokasi Huntara tidak memungkinkan bagi masyarakat masak sendiri, maka akan disiapkan dapur umum.
"Ada berapa cara, apakah di Huntara akan dibangun dapur umum, sehinga makanan matang dikirim, atau nanti dikirim logistik makanan mentah. Nanti diatur oleh pak bupati atau kalaksa," jelasnya.
"Kalau memungkinkan diberikan makanan padat, mereka bisa masak masing-masing. Butuh alat masak. Alat masak silakan ajukan ke personel kami yang ada di situ," sambung Suharyanto.
Kontributor: Saptra S