80 Nyawa Terselamatkan Tahun Ini! Tim SAR Mentawai Berjibaku di Tengah Badai dan Gelombang

Seluruh personel selalu siaga untuk menjalankan tugas kapan saja, baik itu kecelakaan kapal, kecelakaan pesawat, hingga bencana alam, ujar Rudi

Bernadette Sariyem
Selasa, 17 Desember 2024 | 16:14 WIB
80 Nyawa Terselamatkan Tahun Ini! Tim SAR Mentawai Berjibaku di Tengah Badai dan Gelombang
Ilustrasi Tim SAR. [Dok.Covesia.com]

SuaraSumbar.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai, Sumatera Barat, mencatat telah melakukan 24 kali operasi penyelamatan sepanjang periode Januari hingga November 2024.

Operasi tersebut berhasil menyelamatkan lebih dari 80 orang yang mengalami kecelakaan dan terdampak bencana.

Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi, menyatakan bahwa seluruh personel SAR selalu dalam kondisi siaga penuh untuk menjalankan tugas, terutama mengingat Kabupaten Mentawai merupakan daerah kepulauan yang rawan insiden transportasi laut dan bencana alam.

“Seluruh personel selalu siaga untuk menjalankan tugas kapan saja, baik itu kecelakaan kapal, kecelakaan pesawat, hingga bencana alam,” ujar Rudi saat dihubungi dari Padang, Senin (16/12).

Baca Juga:Misteri Danau Maninjau: Nelayan Hilang, Pencarian Nihil, Apa yang Terjadi?

Mayoritas Kasus Kecelakaan Kapal

Rudi menambahkan bahwa mayoritas operasi SAR tahun ini melibatkan kecelakaan kapal, yang memang menjadi risiko utama di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sisanya mencakup kecelakaan pesawat, laporan distress alert, dan bencana alam seperti banjir dan gelombang tinggi.

“Mayoritas operasi berasal dari kecelakaan kapal, sementara sisanya mencakup kecelakaan pesawat, laporan distress alert, dan bencana alam,” tambahnya.

Profesionalisme dan Kolaborasi Tim

Baca Juga:Hari ke-7, Pencarian Nelayan Maninjau Dihentikan? Apa Selanjutnya?

Rudi menekankan keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapan tim SAR yang profesional serta dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini