BNPB Hancurkan Batu Besar Sisa Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Agam

BNPB bersama Tim Gabungan berhasil menghancurkan batu atau demolisi di lereng Gunung Marapi yang tersisa akibat musibah banjir lahar dingin.

Riki Chandra
Jum'at, 31 Mei 2024 | 18:27 WIB
BNPB Hancurkan Batu Besar Sisa Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Agam
Batu besar yang berhasil dihancurkan melalui metode peledakan atau demosili di Kapalo Koto, Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Tim Gabungan berhasil menghancurkan batu atau demolisi di lereng Gunung Marapi yang tersisa akibat musibah banjir lahar dingin.

"Peledakan dilakukan di Desa Kapalo Koto, Sungai Puar, Kabupaten Agam. Sebelumnya sudah dilakukan peninjauan dan pengeboran serta reposisi batu yang rawan tersangkut atau merusak ke pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BNPB, Kolonel Inf Hery Setiono, Jumat (31/5/2024).

Demolisi dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB dengan penjagaan ketat dari TNI Polri. Sebelumnya, warga sekitar sudah diungsikan sementara.

"Warga sudah diberikan sosialisasi sejak dua hari yang lalu dan lokasi disterilkan dengan radius 500 meter dari titik demolisi," kata Hery.

Suara ledakan terdengar hingga sejauh satu kilometer dan mampu menghancurkan tiga batu besar yang sebelumnya terletak di bekas aliran banjir lahar dingin Marapi.

"Tidak ada warga yang terkena imbas dari demolisi. Hanya ada serpihan batu yang sempat mengenai satu atap rumah warga, jika harus diperbaiki akan dilakukan bersama Pemda Agam," kata Komandan Kodim (Dandim) 0304 Agam, Letkol Arm Bayu Ardhithya Nugroho.

Ia mengatakan, tiga batu besar yang berhasil dihancurkan selanjutnya akan dievakuasi melalui metode breaker dan alat berat.

"Target sesuai harapan kami berhasil dihancurkan, selanjutnya Dinas PUPR akan melakukan metode berbeda melalui alat berat," kata Bayu.

Pemerintah Kecamatan Sungai Pua, Agam menambahkan ada sekitar 500 warga yang diungsikan sementara saat proses peledakan berlangsung.

"500 warga diungsikan sebagian besar di Sekolah Dasar. Awalnya ada kecemasan warga namun setelah diberikan pemahaman mereka bersedia menjauh dan meninggalkan rumah sementara," kata Camat Sungai Pua, Susi Karmila. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini