Harga Tiket Pesawat Jakarta-Padang Melonjak, Gubernur Sumbar Desak Kemenhub Panggil Maskapai

Gubernur Sumbar Mahyeldi merespon kenaikan harga tiket pesawat Jakarta-Padang yang bahkan tembus Rp 5 juta pada bulan April 2024 atau mendekati Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Riki Chandra
Jum'at, 22 Maret 2024 | 03:10 WIB
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Padang Melonjak, Gubernur Sumbar Desak Kemenhub Panggil Maskapai
Ilustrasi pesawat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. [Istimewa]

SuaraSumbar.id - Gubernur Sumbar Mahyeldi merespon kenaikan harga tiket pesawat Jakarta-Padang yang bahkan tembus Rp 5 juta pada bulan April 2024 atau mendekati Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Mahyeldi berjanji akan meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menelusuri dan memanggil pihak maskapai terkait kenaikan yang super tinggi itu.

"Hasil rekomendasi rapat tentang inflasi kemarin, Kemenhub perlu berkoordinasi dengan pihak maskapai kenapa harga tiket pesawat ke Padang saja yang tinggi," kata Mahyeldi, Kamis (21/3/2024).

Menurut Mahyeldi, lonjakan harga tiket pesawat tersebut sekaligus juga mencerminkan tingginya minat masyarakat terutama para perantau untuk berkunjung ke Ranah Minang saat libur Lebaran.

"Jadi, kemarin itu kami mengusulkan agar harga tiket pesawat ini betul-betul dikontrol," katanya.

Menurut Buya Mahyeldi, jika pemerintah atau pemangku kepentingan tidak mengontrol atau mengawasi lonjakan harga tiket pesawat, maka hal tersebut akan berdampak langsung pada inflasi Provinsi Sumbar pascalibur Idul Fitri.

Selain pengawasan harga tiket pesawat Pemerintah Provinsi Sumbar juga berharap Kemenhub bersama pihak maskapai mempertimbangkan penambahan penerbangan ke Ranah Minang.

Gubernur menyakini jumlah pemudik pada Idul Fitri 1445 Hijriah yang bertolak ke Padang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akan meningkat drastis.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi keterbatasan kuota dan lonjakan harga tiket yang signifikan, Gubernur Sumbar berharap pihak maskapai mempertimbangkan penambahan jumlah penerbangan atau extra flight ke Ranah Minang.

Terakhir bagi masyarakat yang tidak memungkinkan mudik lewat jalur udara atau laut, Gubernur mengimbau pemudik untuk memanfaatkan jalur darat melalui jalan tol.

"Jalur darat ini juga alternatif ketika mudik. Apalagi, dengan adanya tol perjalanan sudah semakin cepat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini