Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Sekjen PDIP Nilai Bibit Otoriter Prabowo - Gibran

"Pernyataan seperti 'ndasmu', 'goblok', dan 'tolol' seharusnya tidak dikeluarkan oleh calon pemimpin," katanya.

Chandra Iswinarno
Minggu, 14 Januari 2024 | 15:35 WIB
Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Sekjen PDIP Nilai Bibit Otoriter Prabowo - Gibran
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Yasir)

SuaraSumbar.id - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan keprihatinannya atas apa yang dia anggap sebagai tanda-tanda kepemimpinan otoritarian dari kubu calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini terlihat dari tindakan pendukung Prabowo-Gibran yang melaporkan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setelah debat capres yang berlangsung pada Minggu, 7 Januari.

Menurut Hasto, tindakan ini menunjukkan penolakan terhadap prinsip-prinsip demokrasi.

"Debat adalah bagian dari demokrasi untuk menyampaikan gagasan. Sayangnya, kubu Prabowo-Gibran, yang kalah dalam debat, malah melaporkan lawan debatnya," ungkap Hasto di Kantor DPD Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Januari 2024.

Baca Juga:Potensi Koalisi Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 Picu Spekulasi Politik

Hasto menambahkan, debat yang bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri tidak mengandung serangan personal atau membuka rahasia negara.

"Pernyataan yang dibuat dalam debat adalah untuk mengukur pemahaman seorang pemimpin tentang isu-isu geopolitik dan hubungan luar negeri," jelas Hasto.

Lebih lanjut, Hasto mengkritik Prabowo yang sering kali emosional dan menggunakan bahasa kasar.

"Pernyataan seperti 'ndasmu', 'goblok', dan 'tolol' seharusnya tidak dikeluarkan oleh calon pemimpin," katanya.

Sebagai reaksi terhadap situasi ini, Hasto menyebutkan bahwa ada hubungan emosional yang terjalin antara kubu Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin Iskandar.

Baca Juga:Spekulasi Strategi PDI Perjuangan di Pilpres 2024: 'Bermain Dua Kaki' dengan Dukungan ke Ganjar dan Gibran

Kedua pasangan calon tersebut, menurut Hasto, memiliki tujuan yang sama untuk menjaga demokrasi di tangan rakyat dan mencegah kecurangan dalam pemilihan.

Terkait laporan ke Bawaslu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja telah mengonfirmasi bahwa laporan terhadap Anies Baswedan masih dalam proses penelusuran dan penerimaan berkas.

"Kami masih dalam proses menelusuri dan memahami laporan ini," kata Bagja dalam sebuah keterangan pers pada Kamis, 11 Januari.

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini