Doa Ruwahan: Mengenang dan Mendoakan Arwah di Bulan Sya'ban

Kegiatan ini biasanya dilakukan di bulan Sya'ban, yang dianggap sebagai bulan Ruwah, dan seringkali diiringi dengan pembagian bingkisan berupa makanan.

Chandra Iswinarno
Rabu, 10 Januari 2024 | 16:48 WIB
Doa Ruwahan: Mengenang dan Mendoakan Arwah di Bulan Sya'ban
Tradisi ruwahan yang digelar menjelang bulan suci ramadan di Musala Baitul Muttaqin, Tegal, Minggu (28/3/2021). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

SuaraSumbar.id - Dalam tradisi budaya Jawa, khususnya menjelang bulan Ramadhan, terdapat sebuah kebiasaan yang dikenal dengan Ruwahan atau Arwahan.

Ini adalah sebuah tradisi yang dilakukan untuk mengirimkan doa kepada arwah-arwah yang telah mendahului kita, dengan harapan mereka mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT.

Doa ruwahan dibacakan sebagai bentuk penghormatan dan permohonan ampunan bagi arwah yang telah meninggal.

Kegiatan ini biasanya dilakukan di bulan Sya'ban, yang dianggap sebagai bulan Ruwah, dan seringkali diiringi dengan pembagian bingkisan berupa makanan.

Baca Juga:Doa Duduk di Antara Dua Sujud: Memohon Ampunan dan Rahmat Allah

Doa ruwahan ini memiliki makna mendalam, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa yang pernah diperbuat dan meminta petunjuk serta perlindungan.

Berikut ini adalah bacaan doa ruwahan yang lazim dibacakan dalam bahasa Arab, tulisan latin, dan terjemahan Indonesia:

وَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ *2 بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ ارْحَمْنَا. اَللَّهُمَّ بِحَقِّ الفَاتِحَةِ وَبِسِرِّ الفَاتِحَةِ وَبِكَرَامَةِ الفَاتِحَةِ، يَا فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ ذُنُوْبَنَا وَاسْتُرْ عُيُوْبَنَا وَفَرِّجْ هُمُوْمَنَا وَاكْشِفْ غُمُوْمَنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، دَعْوَاهُمْ فِيْهَا سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلَامٌ، وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Artinya: “Maafkanlah kami wahai Tuhan yang pemurah (2 kali). Dengan kasih sayang-Mu wahai zat yang paling pengasih, kasihanilah kami. Ya Allah, berkat hakikat, rahasia, dan kemuliaan Surat Al-Fatihah, wahai Tuhan pemberi jalan dari kebingungan, pembuka jalan dari kebimbangan, wahai Tuhan yang pengampun dan penyayang hamba-Nya, ya Allah ampunilah dosa kami, tutuplah aib kami, berikan jalan atas kebingungan kami, bukakanlah jalan atas kebimbangan kami, dan damaikanlah perseteruan di antara kami. ‘Doa mereka (ahli surga) di dalamnya adalah ‘Maha suci Engkau ya Allah.’ Penghormatan mereka di dalamnya adalah salam. Akhir doa mereka adalah ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.’”

Doa ruwahan merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang dilakukan untuk mendoakan arwah-arwah yang telah berpulang. Doa ini mengandung unsur permohonan ampunan, petunjuk, dan perlindungan dari Allah SWT.

Baca Juga:Doa Tafakur: Menghayati Keagungan Allah Melalui Renungan

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak