-
Hoaks AC masjid meledak tewaskan 20 jamaah viral Facebook.
-
Foto ternyata kebakaran ruko dan masjid Aceh Utara 2019.
-
Unggahan gunakan judul sensasional untuk menarik klik tautan iklan.
SuaraSumbar.id - Beredar kabar mengejutkan di media sosial yang menyebutkan bahwa AC masjid meledak hingga menyebabkan 20 jamaah meninggal dunia saat salat Subuh.
Informasi tersebut viral setelah diunggah oleh akun Facebook bernama “Kezia Marwa” pada Minggu (22/2/2026).
Dalam unggahan itu, akun tersebut membagikan sebuah foto dengan narasi:
“Innalillahi, AC Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Subuh, Sebanyak 20 Jamaah Meninggal Dunia”.
Unggahan yang memuat klaim AC masjid meledak 20 jamaah meninggal dunia itu cukup menarik perhatian pengguna media sosial.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Turnbackhoax, tidak ditemukan informasi tersebut ketika ditelusuri kebenaran foto yang digunakan dalam unggahan tersebut.
Penelusuran dilakukan menggunakan fitur pencarian gambar Google Lens terhadap tangkapan layar foto yang beredar.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto tersebut pernah dimuat dalam pemberitaan lama terkait kebakaran di Aceh. Foto itu mengarah pada laporan media yang memberitakan kebakaran delapan unit rumah toko (ruko) dan satu masjid di Aceh Utara pada tahun 2019.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa bangunan yang terbakar adalah Masjid Taqarrub yang berada di Gampong Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.
Kebakaran tersebut tidak berkaitan dengan klaim AC masjid meledak 20 jamaah meninggal dunia seperti yang disebutkan dalam unggahan Facebook.
Peristiwa kebakaran itu terjadi ketika api pertama kali muncul dari salah satu ruko di sekitar lokasi. Kobaran api kemudian dengan cepat meluas dan menjalar hingga ke bagian kubah masjid, sehingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di area tersebut.
Selain itu, dalam unggahan Facebook tersebut juga terdapat keterangan “Baca Selengkapnya di Komentar”. Setelah ditelusuri lebih lanjut, pengunggah memang menyertakan lanjutan narasi dan sebuah tautan di kolom komentar.
Namun ketika tautan tersebut dibuka, laman yang muncul justru mengarah ke sebuah situs toko online. Hal ini menunjukkan bahwa unggahan tersebut menggunakan pola clickbait, yakni judul sensasional untuk menarik perhatian pengguna agar mengklik tautan yang ternyata hanya berisi iklan atau promosi.
Tim pemeriksa fakta juga melakukan penelusuran tambahan dengan memasukkan kata kunci terkait klaim AC masjid meledak 20 jamaah meninggal dunia ke mesin pencarian Google.
Dari hasil penelusuran tersebut tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut.