SuaraSumbar.id - Sejak Januari hingga Oktober 2023, produksi padi petani di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mencapai 275.706,6 ton dengan luas panen 54.380 hektare.
Angka tersebut merupakan data yang dicatat oleh Dinas Pertanian Kabupaten Agam. "Panen padi itu tersebar di 16 kecamatan," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Afniwirman, Jumat (27/10/2023).
Pada Januari, produksi padi sebanyak 29.973,8 ton dengan luas panen 5.912 hektare, Februari 27.494,6 ton dengan luas panen 5.423 hektare, Maret 32.077,9 ton dengan luas panen 6.327 hektare.
Kemudian di bulan April, 32.293,4 ton dengan luas panen 6.469,5 hektare, Mai 39.553 ton dengan luas panen 5.829 hektare dan Juni 28.929,4 ton dengan luas panen 5.706 hektare.
Selain itu, Juli 26.911,6 ton dengan luas panen 5.308 hektare, Agustus 27.596 dengan luas panen 5.443 hektare, September 26.759,5 ton dengan luas panen 5.278 hektare dan Oktober 14.117,4 dengan luas panen 2.784,5 hektare.
"Luas tanam pada 2023 sebanyak 54.622 hektare dari lahan sawah di Agam 26.330,13 hektare," katanya.
Ia mengatakan, target produksi pada tahun ini sebanyak 505.022 ton dengan luas tanam 70.045 hektare.
Tahun 2022 lalu, produksi padi 365.022 ton dari luas panen 71.940 hektare dan luas tanam 70.418,6 hektare. "Produktivitas sebanyak 5,074 ton per hektare dan kita berharap target tercapai nantinya," katanya.
Dengan kondisi produksi padi tersebut, maka beras menjadi surplus di Agam, sehingga beras di pasarkan kabupaten kota di Sumbar, Riau dan daerah lainnya. (Antara)
Baca Juga:Hilang 4 hari, Jasad Nelayan Mengapung di Danau Maninjau Agam