1.171 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Sumbar, Populasi Anjing Meningkat Drastis

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 1.171 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) terjadi di wilayah Sumbar.

Riki Chandra
Kamis, 06 Juli 2023 | 16:47 WIB
1.171 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Sumbar, Populasi Anjing Meningkat Drastis
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Sukarli. [Suara.com/Saptra S]

Menurutnya, anjing yang masuk ke Sumbar kebanyakan berasal dari Jawa Barat. Dalam setahun, diperkirakan sekitar 30 ribu ekor masuk ke Sumbar. 

"Populasi luar biasa. Saya dapat laporan dari kadis peternakan Jabar, itu rata-rata hampir 30 ribu selama setahun, kita hitung perkiraan hampir 100 ekor per hari. Itu berdasarkan surat keterangan kesehatan anjing melintas masuk ke Sumbar," bebernya. 

Banyaknya populasi anjing, lanjut Sukarli, tidak terlepas dengan kebiasaan masyarakat Sumbar hobi kegiatan berburu babi. 

"Budaya kita masih banyak berburu babi, sebagai kegiatan olahraga dan tentunya sebagai membasmi hama babi," kata dia. 

Baca Juga:63 Ekor Sapi Kurban Pemprov Sumbar Disebear ke Daerah 3T

Sukarli mengimbau kepada masyarakat yang memiliki anjing, kucing atau kera untuk dapat melakukan vaksinasi rabies. Paling tidak, vaksin satu kali dalam setahun. 

"Segera membawa ke layanan kesehatan hewan dalam bentuk puskeswan, klinik hewan atau rumah sakit hewan. Kalau terjadi gigitan oleh kucing, anjing atau kera segera bersihkan gunakan dengan deterjen, tekan sampai keluar darah baru dilakukan melakukan pengobatan dengan disinfektan," pungkasnya.

Kontributor: Saptra S

REKOMENDASI

News

Terkini