Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya

Temuan ratusan mahasiswa dan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Bandung, Jawa Barat (Jabar), positif HIV, menghebohkan publik.

Riki Chandra
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:35 WIB
Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya
Ilustrasi HIV AIDS. [Envato Elements]

Tahap Pertama HIV

- Tidak akan menyebabkan gejala apapun selama beberapa tahun.
- Kemudian pengidap HIV akan mengalami nyeri seperti saat terkena flu, beberapa minggu setelah terinfeksi, selama satu sampai dua bulan.
- Penderita akan mengalami demam, nyeri tenggorokan, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare, kelelahan, nyeri otot, dan juga sendi.

Tahap Kedua HIV

- Pada umumnya, tidak alan menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun.
- Hingga virus akan terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh.
- Penularan infeksinya sudah dapat dilakukan pengidap kepada orang lain.
- Berlangsung selama 10 tahun atau lebih.

Baca Juga:Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya, Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV

Tahap Ketiga HIV

- Pada tahap ketiga ini, penderita dapat dikategorikan AIDS jika daya tahan pengidap akan lebih rentan, sehingga mudah sakit.
- Demam terus-menerus selama lebih dari sepuluh hari.
- Akan merasa lelah setiap saat.
- Sulit untuk bernapas.
- Diare yang berat dan dalam jangka waktu yang relatif lama.
- Terjadi infeksi jamur di dalam tenggorokan, mulut, hingga alat kelamin.
- Timbul bintik-bintik ungu pada kulit yang tidak akan hilang.
- Kehilangan nafsu makan, sehingga berat badan turun drastis.

Cara Penularan HIV

HIV dapat menular melalui beberapa cara berikut ini:

1. Hubungan Seksual Tanpa Alat Pengaman (Kondom)
Cara Penularan AIDS yang pertama yaitu berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom atau alat pengaman. Hal ini disebbakan karena pertukaran cairan yang terjadi saat berhubungan seks antara laki-laki dan perempuan sehingga akan menjadi penyebab utama dari virus HIV dengan mudah berpindah dan menyebar.

Baca Juga:Ratusan Kasus Ditemukan di Bandung, Ini 9 Mitos Tentang HIV/AIDS dan Stigma Pengidapnya

2. Bergantian Alat Suntik dengan Orang yang positif Mengidap HIV
Penularan lewat alat suntik ini dapat terjadi karena saat memakai jarum yang bergantian maka secara otomatis cairan yang ada di dalam tubuh orang yang positif terkena HIV akan meyebar ke orang lain. Hal ini sangatlah berbahaya karena menjadi salah satu cara penularan penyakit HIV yang paling mudah terjadi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini